WASPADA! Diduga Kuat Pasien Varian Baru Covid-19 Lakukan Kontak Erat di Wilayah Sukawati, Sampel Darah telah Diambil

  • Bagikan
WASPADA! Diduga Kuat Pasien Varian Baru Covid-19 Lakukan Kontak Erat di Wilayah Sukawati, Sampel Darah telah Diambil
WASPADA! Diduga Kuat Pasien Varian Baru Covid-19 Lakukan Kontak Erat di Wilayah Sukawati, Sampel Darah telah Diambil

KEMBARA.ID- Petugas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) didampingi petugas dari Dinas Kesehatan melakukan penyelidikan terkait kontak erat pasien varian baru covid-19 di wilayah Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Proses penyelidikan telah dilakukan sejak Senin (3/3)2021).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Penyuluhan Penanggulangan Penyakit (P3) Dinas Kesehatan Gianyar AA Anom Sukamawa.

Baca juga: Distributor Rapit Tes Antigen Ilegal Omset Rp 2,8 M Dibongkar, Seminggu Jual 400 Boks, Beredar di Lokasi ini

Namun, dia tak bisa menjelaskan lebih detail terkait proses penyelidikan tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kegiatan tersebut, tambah Sukamawa bukan untuk dipublikasikan.

Dia menjelaskan, penyelidikan dikonsentrasikan di salah satu wilayah di Sukawati karena diduga sempat terjadi kontak erat dengan pasien varian baru covid-19.

Baca juga: Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko

Pihaknya juga telah mengambil sampel darah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Diduga ada kontak erat disana. Kami sudah ambil sampel darahnya kemarin di Puskesmas,” kata Sukamawa dilansir dari Radar Bali.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster telah menyampaikan terkait telah ditemukan 2 orang positif COVID-19 yang terinfeksi varian baru mutasi virus COVID-19, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan penyelidikan Epidemiologi terhadap sejumlah orang yang melakukan kontak erat dengan korban sehingga akan diketahui potensi resiko penyebarannya secara detail dan lengkap.

Baca juga: Kisah Pilu WNA Italia, Jatuh Miskin dan Jadi Pengemis di Bali, Usaha di Canggu Tinggal Kenangan

Koster Batasi Kegiatan Adat, Agama, dan Pemerintahan

Terbaru, Pemerintah Pusat telah menyampaikan ancaman varian terbaru mutasi virus COVID-19 yang ditemukan di RSUP Sanglah Denpasar, Bali.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, pada tanggal 3 Mei 2021, telah menyampaikan secara langsung hal itu kepada Gubernur Bali I Wayan Koster bahwa telah ditemukan dua orang positif COVID-19 yang terinfeksi varian baru mutasi virus COVID-19. Baca juga: Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko

  • Bagikan