Wabup Badung Sosialisasikan Perbup Nomor 52 Tahun 2020 di Kecamatan Kuta

  • Bagikan
Wabup Badung Sosialisasikan Perbup Nomor 52 Tahun 2020 di Kecamatan Kuta
Wabup Badung I Ketut Suiasa. Foto Humas Badung.
KEMBARA.ID, DENPASAR-Dalam rangka melaksanakan Peraturan Bupati Badung Nomor 52 tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru, sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Kuta.

Pada Minggu (6/9) Wabup Badung I Ketut Suiasa didampingi Camat Kuta Nyoman Rudiarta bersilaturahmi dengan lurah dan kepala lingkungan se-Kecamatan Kuta bertempat di resto angkringan Tuban.

“Saya sampaikan terimakasih banyak kepada lurah dan kaling se-Kecamatan Kuta,

hari ini kita bisa melakukan tatap muka langsung untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan perbup nomor 52 tahun 2020.

Sekaligus kita selingi dengan dialog penyampaian aspirasi guna mensukseskan program kerja pemerintah serta untuk meningkatkan pembangunan yang ada di wilayah Kuta” ujar Suiasa.

Dihadapan lurah dan kaling se-Kecamatan Kuta, Wabup Suiasa meminta agar aparat terbawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar semakin inten untuk memberikan sosialiasi

kepada semua kalangan yang ada diwilayah Kecamatan Kuta, mengingat per 7 September 2020 Pemkab Badung sudah secara resmi melaksanakan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 ini, ditujukan kepada perorangan dan pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

“Ini penting saya meminta kepada lurah dan kaling untuk menyampaikan informasi secara massif dan benar kepada masyarakat berkenaan dengan pelaksanaan perbup nomor 52 tahun 2020, dimana diatur dengan jelas bagi perorangan diwajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya.

Mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan air mengalir dan atau menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

Pembatasan interaksi fisik (physical distancing).

Meningkatkan daya tahan tubuh dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan bersedia diperiksa oleh petugas kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,” katanya.

  • Bagikan