Video Jenasah Positif Covid-19 Digotong Paksa Keluar Rumah Sakit,Dibawa Pakai Mobil Pikap ke Rumah Duka

Video Jenasah Positif Covid-19 Digotong Paksa Keluar Rumah Sakit,Dibawa Pakai Mobil Pikap ke Rumah Duka
Pihak keluarga saat menggotong jenasah positif Covid-19 dari RSUD Ba'a Rote Ndao NTT, Minggu (24/1/2021). Foto/ist tangkapan layar video.

KEMBARA.ID, KUPANG-Jenasah Covid-19 digotong paksa keluar dari rumah sakit oleh pihak keluarga.

Lima orang keluarga yang menggotong jenasah positif Covid-19 dari dalam rumah sakit ke parkiran.

Mereka menggotong tanpa menggunakan alat pelindung diri, dan hanya mengenakan masker dan face shield (pelindung wajah).

Jenasah kemudian dimuat di mobil pikap dan dibawa pulang ke rumah duka.

Jenasah asal Desa Modosinal, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT, diambil paksa keluarga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a, Rote Ndao, Minggu (24/1/2021).

Yohana Hello, salah satu keluarga jenasah Covid-19, seperti dilansir dari Kompas.com, menjelaskan almarhum DMH berusia 80 tahun.

Ia pertama kali masuk RSUD Ba’a, Rote Ndao, NTT pada Jumat (21/1/2021).

Sejak pertama kali masuk RS, menurut Yohana, pihak rumah sakit tidak pernah menjelaskan jika almarhum terpapar positif Covid-19.

Karena ketidaktahuan itu, almarhum diperlakukan seperti biasa oleh pihak keluarga saat menjaga di rumah sakit.

Tak ada jaga jarak antara pihak keluarga dan almarhum saat menjaga dan merawat di rumah sakit.

Baca Juga:   Kelelahan, Petugas Covid-19 Tertidur di Pemakaman Umum, Jenazah Baru Tiba Pukul 04.30