VIDEO: Detik-detik Baku Tembak hingga Bharatu Anumerta Komang Wira Gugur di Puncak Papua

  • Bagikan
VIDEO: Detik-detik Baku Tembak hingga Bharatu Anumerta Komang Wira Gugur di Puncak Papua
VIDEO: Detik-detik Baku Tembak hingga Bharatu Anumerta Komang Wira Gugur di Puncak Papua

KEMBARA.ID, JAYAPURA- Anggota Brimob asal Bali, Bharatu Anumerta Komang Wira gugur saat kontak senjata antara Satgas Nemangkawi dan KKB Papua di Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua terjadi pada Selasa (27/4/2021).

Sebuah video dengan judul “TNI-Polri Kontak Tembak dengan KKB, 10 Orang Tewas” menampilkan detik-detik kontak senjata yang berlangsung sekitar 8 jam tersebut.

Video itu diunggah channel VIDEO PAPUA TV di YouTube.

Baca juga: DRAMATIS, Helikopter Pengangkut Jenazah Bharada Komang Diberondong Peluru

Dalam video itu, nampak Satgas Nemangkawi berada dibawah bukit, sedangkan KKB Papua berada di bukit.

Walau posisi KKB Papua lebih menguntungkan, namun tak membuat Satgas Nemangkawi menyerah.

Setelah dua jam bertahan, Satgas Nemangkawi kemudian melakukan pengejaran ke bukit.

Baca juga: Gerebek Bandar Narkoba, Perwira Polisi Ditebas Pakai Parang, Senjata Dirampas, Lalu Pelaku Lepaskan Tembakan

Anggota KKB Papua kemudian kocar-kacir melarikan diri.

Simak videonya:

Sempat Tembak Heli Angkut Jenazah

Saat jenazah Bharatu Anumerta Komang akan dievakuasi menggunakan helikopter, gerombolan KKB pimpinan Lekagak Telenggen memberondong heli tersebut dengan peluru.

“Iya, mereka sempat tembak (helikopter), saya belum bisa pastikan kena atau tidak, tapi evakuasi akhirnya berhasil dilakukan,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal.

Baca juga: Misteri Sosok Mayat Tanpa Kepala di Sungai Petanu Gianyar, Keluarga Komang Ayu: Sebulan Kami Cari di Lokasi Itu, Tak ada Mayat

Ia mengungkapkan, Satgas Nemangkawi dan KKB Papua terlibat kontak senjata selama 8 jam, mulai sekitar pukul 08.00 hingga 16.00 WIT.

Petugas melakukan pengejaran hingga radius 1,6 km.

Dalam kontak senjata itu dua anggota Satgas Nemangkawi mengalami luka tembak dan satu orang meninggal dunia.

Sementara dari pihak KKB Papua diperoleh informasi sebanyak lima orang tewas.

Ali menyampaikan, saat ini pihaknya terus memperkecil ruang gerak KKB Papua, apalagi logistik mereka dikabarkan telah menipis.

  • Bagikan