Update Covid-19: OTG Ancam Denpasar

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Denpasar, Dewa Rai.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Denpasar, Dewa Rai.

KEMBARA.ID,DENPASAR- Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Denpasar makin bertambah. Tercatat hingga Jumat (8/8/2020), jumlah OTG sebanyak 260 orang. Situasi ini dinilai oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Denpasar, merupakan ancaman bagi seluruh warga kota Denpasar.

Gugus tugas meminta semua warga waspada. Terbaru, Pemkot Denpasar akan menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat mulai pertengahan Mei 2020.

Bagi yang melngggar , sudah ada sanksi tegas menanti berupa sanksi adminisgrasi dan adat. Kebijakan ini terkait banyak nya kasus positif Covid -19 yang berasal dari tranmisi local dan orang tanpa gejala.

“Keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) ini yang mesti diwaspadai dan menjadi ancaman bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat dalam masa pandemi Covid-19,” tegas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai, Jumat (8/5).

Dia mengatakan, hasil tracking tim surveilence satgas Covid 19 Kota Denpasar hari ini Jumat (8/5/2020) ditemukan 64 kasus yang berstatus OTG, karena yang bersangkutan pernah dan dapat kontak erat dengan pasien yang positif covid 19.

Jadi masyarakat harus tetap waspada dan disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Baca Juga:   Habib Bahar Bin Smith Buka Suara Soal Dirinya Ditangkap Lagi, Kembali Bikin Pernyataan Kontroversial