Update Covid-19 di Denpasar 11 Agustus 2020: Sembuh Bertambah 11 Orang, Kasus Positif Bertambah 10 Orang

  • Bagikan
Dewa Rai (foto Pemkot Denpasar)
Dewa Rai (foto Pemkot Denpasar)
KEMBARA.ID,DENPASAR-Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya penambahan pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar per hari Selasa (11/8).

Dimana, tercatat sebanyak 11 orang dinyatakan sembuh. Selain itu, di hari yang sama juga terjadi penambahan kasus positif sebanyak 10 orang yang tersebar di 6 wilayah desa/kelurahan.

“Hari ini kasus sembuh bertambah 11 orang, dan kasus positif bertambah sebanyak 10 orang yang tersebar di 6 wilayah desa/kelurahan, sementara 37 desa/kelurahan lainya nihil penambahan kasus baru,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (11/8).

Secara rinci Dewa Rai menjelaskan ke enam desa/kelurahan yang melaporkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 yakni Desa Peguyangan Kaja mencatatkan penambahan kasus positif baru sebanyak 3 kasus, disusul Kelurahan Pedungan dan Kelurahan Dauh Puri yang mencatatkan penambahan kasus positif baru sebanyak masing-masing 2 kasus, sedangkan 4 desa/kelurahan lainya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif baru.

Baca juga:

Jatuh Cinta pada Mahasiswi, Dukun Mesum Ketut Merdana: Saat Praktik Saya Baru Sampai Cium Pipi

Pelaku Pembunuhan Janda Siska Ditangkap, Pacar Brondong Cemburu

Sementara itu sebanyak 37 desa/kelurahan mencatatkan nihil penambahan kasus positif baru.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar.

Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19.

Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.  

Dewa Rai menambahkan walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien

positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah  masih menunjukan peningkatan.

Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

Baca juga:

Kisah Sukartayasa, Duda Asal Buleleng Nikahi Dua Pacarnya Sekaligus

  • Bagikan