UPDATE BALI: Pasien Covid-19 Varian Baru Afrika Selatan yang Terdeteksi di Bali Meninggal Dunia

  • Bagikan
UPDATE BALI: Pasien Covid-19 Varian Baru Afrika Selatan yang Terdeteksi di Bali Meninggal Dunia
Ilustrasi pemakaman jenazah covid-19. (IST)
UPDATE BALI: Pasien Covid-19 Varian Baru Afrika Selatan yang Terdeteksi di Bali Meninggal Dunia

KEMBARA.ID, DENPASAR- Pemerintah menemukan kasus covid-19 B1351 asal Afrika Selatan di Bali.

Pasien yang merupakan warga negara asing (WNA) berusia 48 tahun itu dikonfirmasi telah meninggal dunia.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pasien tersebut sempat tinggal di Bali.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rekam Video Semprot Baygon ke Mulut, Anggota Ormas di Bali Meninggal Dunia, Videonya Viral

Kabar itu dibenarkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Selasa (4/5/2021).

Namun, Nadia belum bisa menginformasi asal negara pasien tersebut.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan bahwa ada pasien Covid-19 varian baru dari Afrika Selatan terdeteksi di Bali.

Baca juga: Detik-detik Sebelum Meninggal, ‘Pria Baygon’ Peluk Erat Buah Hatinya Lalu Tubuhnya Kaku

Selain itu, dua kasus mutasi virus SARS-CoV-2 asal India B1617 telah teridentifikasi di DKI Jakarta

Hal itu disampaikan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (3/5/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya tak menampik bahwa ada pasien Covid-19 varian baru dari Afrika Selatan yang ditemukan di Bali.

Baca juga: Video Viral Teguk Baygon, Adik Ki Galang Pamungkas Ungkap Sang Kakak Meninggal karena Serangan Jantung

Dia mengatakan, pihaknya baru mendapatkan data dari Litbang Kemenkes.

Saat ini pihaknya hanya menunggu informasi lanjutan dari Kemenkes karena, pemeriksaan dilakukan oleh Kemenkes.

Berdasarkan data lembaga Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID), pengambilan sampel nasofaring dan orofaring WNA itu dilakukan 25 Januari 2021.

Sebagai informasi, GISAID adalah lembaga bank data yang saat ini menjadi acuan untuk data genom virus corona SARS-CoV-2.(*)

  • Bagikan