Terjadi Pelanggaran Protokol Pemakaman Pasien Covid-19 di Buleleng, Pelayat Sentuh Kantong Jenazah

Terjadi Pelanggaran Protokol Pemakaman Pasien Covid-19 di Buleleng, Pelayat Sentuh Kantong Jenazah
Ilustrasi pemakaman jenazah covid-19. (IST)

KEMBARA.ID- Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa angkat bicara terkait dugaan pelanggaran protokol covid-19 saat pemakaman pasien covid-19 di Kecamatan Sukasada, Buleleng beberapa waktu lalu.

Dalam rekaman video itu terlihat, beberapa pelayat menyentuh kantong jenazah tanpa mengenakan alat pelindung diri (APD).

Suyasa menegaskan, seluruh warga yang terlibat langsung dalam pemakaman itu telah masuk daftar tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

“Kami tracing semuanya, siapa saja yang sempat kontak. Nanti kami akan lebih luas lagi pengembangannya. Ini perlu kami sampaikan untuk mempertegas bahwa protokol kesehatan dijalankan untuk mencegah penularan yang lebih luas,” jelas Suyasa dikutip dari Radar Bali.

Baca juga:

Kepala Ayah Dilempari Batu karena Tak Beri Uang, Sampai di Kantor Polisi Sujud Minta Maaf

Tambahan 4 Orang Meninggal Dunia,Berikut Update Covid-19 Bali 20 Juli 2020

Terungkap, Hasil Swab Pasien di Bali Berubah Dalam Sehari, dr Wawan: Memang Bisa Seperti Itu

Ia mengingatkan, pasien covid-19 yang meninggal itu telah dilakukan dua kali swab dengan hasil positif terinfeksi covid-19.

Untuk itu, dirinya meminta, masyarakat tidak meragukan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

Baca Juga:   Gubernur Koster: Persentase Pasien Sembuh Positif Virus Corona di Bali Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia