Terapkan Protokol Kesehatan, 1.017 Orang Ikuti SKB CPNS Kota Denpasar

  • Bagikan
Terapkan Protokol Kesehatan, 1.017 Orang Ikuti SKB CPNS Kota Denpasar
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi pelamar CPNS Kota Denpasar mulai dilaksanakan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali Sabtu (5/9). Protokol kesehatan Covid-19 diterapkan secara ketat. Foto Humas Denpasar.
KEMBARA.ID, DENPASAR-Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi pelamar CPNS Kota Denpasar mulai dilaksanakan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali Sabtu (5/9).

Pelaksanaan seleksi ditinjau langsung Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara bersama anggota DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa.

Karena masa pandemi covid 19, tes dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai imbaun Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar.

Total peserta seleksi CPNS saat ini sebanyak 1.017 yang telah dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebelumnya. Mereka mengikuti tes lanjutan untuk memperebutkan 364 formasi CPNS Kota Denpasar.

Baca juga:

UPDATE COVID-19 BALI 6 SEPTEMBER 2020: Lagi Tujuh Pasien Wafat, Denda Rp 100 Ribu dan Rp 1 Juta Mulai Diterapkan

Jelang Pujawali di Pura Sakenan, Rai Mantra Ingatkan Tatalaksana Upacara dan Penerapan Ketat Prokes

Kasus Covid-19 Kembali Meningkat di Denpasar, Walikota Minta Semua Komponen Masyarakat Terlibat Terapkan Prokes

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, yang juga Ketua Tim Seleksi CPNS AAN. Rai Iswara mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi ini.

Tentu pada prinsipnya pihaknya selalu mendukung atas terselenggaranya seleksi ini sebagai upaya untuk mendapatkan calon-calon pegawai yang handal dan profesional serta berintegritas.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana didampingi Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi mengatakan, Pelaksanaan seleksi ini dibagi menjadi tiga sesi per hari, masing-masing sesi diberikan waktu 90 menit.

Lebih lanjut dikatakannya, telah disiapkan sesuai prosedur tim medis atau tim kesehatan yang akan melakukan penilaian terhadap kondisi peserta khususnya bagi yang Reaktif ataupun yang suhu tubuh saat dicek di lokasi lebih dari 37,3 derajat celcius disiapkan tempat khusus.

“Apabila Tim Medis/Kesehatan merekomendasikan dapat mengikuti Tes maka akan ditempatkan di ruangan khusus, namun bagi yang tidak direkomendasikan mengikuti tes akan dipersilahkan pulang dan dicatat dalam Berita Acara untuk diberikan jadwal SKB ulang,” kata Sudiani.

  • Bagikan