Tanpa Rasa Canggung, 4 ABG Sukawati Gianyar ‘Gagahi’ Cewek di Halaman

  • Bagikan
Tanpa Rasa Canggung, 4 ABG Sukawati Gianyar 'Gagahi' Cewek di Halaman
Ilustrasi pencabulan. Foto/ist cnn
KEMBARA.ID, GIANYAR- Nasib apes dialami seorang perempuan yang diketahui berasal dari Payangan, Gianyar.

Perempuan itu diduga dicabul bergilir oleh terduga pelaku empat remaja asal dari Desa Lodtunduh, Ubud dan Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, berinisial CN, GT, GP dan WG.

Baca juga:

Video Viral Teguk Baygon, Adik Ki Galang Pamungkas Ungkap Sang Kakak Meninggal karena Serangan Jantung

Saat ini mereka telah diamankan polisi.

Aksi bejat mereka berdasarkan informasi yang dihimpun terjadi di lokasi sepi dan saat itu gerbang pintu tidak terkunci.

Aksi para pelaku berlangsung di halaman.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rekam Video Semprot Baygon ke Mulut, Anggota Ormas di Bali Meninggal Dunia, Videonya Viral

Kasus ini kabarnya telah ditangani aparat Polres Gianyar, unit PPA Polres Gianyar.

Kapolsek Ubud AKP Made Tama mengakui telah mendengar penanganan kasus ini dari anggotanya.

Baca juga: Pasukan Elit Denjaka Mendarat di Papua? Marinir: Kegiatan Denjaka hanya Diketahui Tuhan dan Prajurit

Saya dengar dari anggota dan sudah ditangani Polres Gianyar,” tegas Kapolsek Ubud dilansir kembara.id dari radarbali.jawapos.com, Senin 3 Mei 2021.

Baca juga: 400 Personil Pasukan Setan Tiba di Papua, Target ‘Sapu Bersih’ KKB Papua

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo mengakui saat ini anggotanya sedang menangani kasus tersebut.

Menurut dia laporan telah diterima sejak Sabtu 1 Mei 2020 pukul 24.00 Wita, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan.

Terkait kronologi kejadian, pihaknya belum bisa membeberkan secara terinci, karena hingga saat ini anggotanya masih mengumpulkan keterangan di TKP.

Baca juga: Mayjen Nyoman Cantiasa: KKB Papua Sesungguhnya Saudara Kita, Kalau Kepala Batu ya Ditumpas!

“Biar nggak salah.

Kami belum bisa memberikan keterangan kronologis, kerena anggota kami masih melakukan pemeriksaan,” katanya.

Setelah rampung pengumpulan keterangan di TKP, pihaknya akan menyampaikan ke publik.(*)

  • Bagikan