Tambahan Kasus Positif Covid-19 Jelang Penerapan PKM di Denpasar

  • Bagikan
Tambahan Kasus Positif Covid-19 Jelang Penerapan PKM di Denpasar
Ilustrasi Mayat.
KEMBARA.ID,DENPASAR- Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sesuai Perwali Kota Denpasar mulai berlaku, Jumat (15/5/2020). Sehari sebelum pemberlakuan aturan ini, terjadi penambahan kasus positif virus Corona -Covid-19 di Kota Denpasar, setelah empat hari berturut-turut nihil kasus positif.

Kasus itu berasal dari imported case, sehingga jumlah pasien positif di Denpasar menjadi 63 orang.

“Kami mendapatkan laporan, ada penambahan kasus positif di Kota Denpasar, yang bersangkutan memiliki riwayat datang dari daerah terjangkit atau imported case, dan kita juga bersyukur ada satu pasien dinyatakan sembuh,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Kamis (14/5/2020).

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan setelah empat hari tanpa kasus positif. Kabar gembira juga karena 1 orang di wilayah Desa Tegal Kertha dinyatakan sembuh setelah dilaksanakan Swab Test yang menunjukan hasil negatif.

Perkembangan kasus yang naik turut di Denpasar membuktikan grafik landai bukan berarti bebas kasus. Keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi catatan bersama untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) ini yang mesti diwaspadai dan menjadi ancaman bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat dalam masa pandemi,” tegas Dewa Rai.

Ia menambahkan, hasil tracking tim surveilence satgas Covid -19 Kota Denpasar hari ini ditemukan 3 kasus orang yang berstatus OTG, karena yang bersangkutan pernah dan dapat kontak erat dengan pasien yang positif covid- 19.

“Jadi masyarakat harus tetap waspada dan disiplin mengikuti protokol kesehatan,” pesan Dewa Rai. 

Dengan meningkatnya orang yang berstatus OTG, ODP dan PDP ,masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.

Dewa Rai berharap dengan diterapkan Perwali PKM mulai tanggal 15 Mei 2020, semoga dapat menekan peningkatan covid- 19 di Denpasar.

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus rantai covid -19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar covid -19, mari bersama -sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran dan disipilin semua pihak,” ujar Dewa Rai. 

  • Bagikan