Tak Main-main, Langkah Tegas Kapolda Bali Terkait Video Pemerasan Turis Jepang oleh Oknum Polisi

  • Bagikan
Tak Main-main, Langkah Tegas Kapolda Bali Terkait Video Pemerasan Turis Jepang oleh Oknum Polisi
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. (Humas Polda Bali)
Tak Main-main, Langkah Tegas Kapolda Bali Terkait Video Pemerasan Turis Jepang oleh Oknum Polisi

KEMBARA.ID- Video oknum anggota Polres Jembrana melakukan pemerasan disikapi serius oleh Kapolda Bali Irjen Petrus Golose.

Video itu diunggah di channel Youtube Style Kenji.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, pucuk tertinggi di Polda Bali itu telah memberikan perintah pada dirinya untuk menindak tegas oknum anggota yang melakukan pelanggaran.

Baca juga:

Lagi, Bayi Meninggal Gara-gara Prosedur Rapid Test, Nama Bayi Made Arsya Prasetya Tinggal Kenangan

Bayi Meninggal di RS Ari Canti Ubud, Ibunda Ungkap Fakta-fakta Memilukan Jelang Kelahiran Bayinya

Video Payudara Adhisty Zara Diremas Viral, Terungkap Skandal Artis, dari Ciuman hingga Berhubungan Intim

Walaupun, oknum anggota itu akan memasuki masa pensiun pada bulan Januari 2021, Polda Bali dan Polres Jembrana akan tetap mengusut kasus tersebut.

Saat ini kasus tersebut sedang dilidik oleh Provos Polres Jembrana.

“Kami sedang dalami internal dulu melalui provos. Nanti dari hasil pemeriksaan apakah masuk disiplin, kode etik, nanti akan kami sampaikan,” jelas Wibawa dikutip kembara.id dari Radar Bali.

Baca juga:

Dalam Kondisi Mabuk Tuak, Istri Bakar Suami Hidup-hidup, Suami Sontak Peluk Istrinya

Terkuak, IDI Tak Satu Suara Terkait Rapid Test, M Nasser Tak Sepakat Jerinx Ditahan

Setelah Intim dan Miras, Janda Cantik nan Kaya Dibunuh karena Bau Sperma di Sofa

Selain oknum yang melakukan pemerasan, Provos Polres Jembrana juga memeriksa satu orang anggota lagi.

Pemeriksaan terhadap kedua oknum anggota tersebut untuk mengungkap peran keduanya dalam kasus tersebut.

Dari keterangan sementara yang dikumpulkan Provos diketahui pemerasan itu dilakukan saat razia di Jalan Denpasar-Gilimanuk pada pertengahan tahun 2019.(*)

  • Bagikan