Sosok Komandan KRI Nanggala-402 Sebelumnya, Tubuh Kurus Kering, Jual Rumah Demi Berobat, Keluarga Menangis Dengar Musibah

  • Bagikan
Sosok Komandan KRI Nanggala-402 Sebelumnya, Tubuh Kurus Kering, Jual Rumah Demi Berobat, Keluarga Menangis Dengar Musibah
Kondisi rumah Kolonel Iwa di gang sempit wilayah Paseh, Kota Tasikmalaya. Foto ist/Kompas.com
KEMBARA.ID, JAKARTA-Miris nasib yang dialami eks atau mantan Komandan KRI Nanggala 402 Komandan Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa.

Kolonel Iwa pernah menjadi Komandan Satuan Kapal Selam Indonesia pada 2016-2019.

Kini keadaannya berbeda. Dia sementara tergolek sakit melawan penyakit  paru-paru kronis.

Baca juga:

400 Personil Pasukan Setan Tiba di Papua, Target ‘Sapu Bersih’ KKB Papua

Demi pengobatan, ia dan keluarga pun harus menjual rumah dan kini tinggal di gang sempit wilayah Paseh, Kota Tasikmalaya.

Tubuh kolonel Iwa yang juga pelopor kapal selam Indonesia ini, terlihat kurus kering dan menderita penyakit paru-paru kronis.

Diduga akibat selalu mengisap bubuk besi saat berlayar di kapal selam.

Baca juga: Begini Kondisi Terkini Jenazah Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Dasar Laut Perairan Bali Utara Iwa mengalami sakit paru-paru kronis setelah 26 tahun mendedikasikan diri di dalam kapal selam tua tersebut.

“Makanya badannya kurus dan kecil. ujar Momoh Fatimah (83), ibu kandung Iwa Kartiwa, seperti dilansir kembara.id dari Kompas.com Minggu 2 Mei 2021.

Menurut Momoh, buah hatinya sangat paham dengan tugas yang dijalankan sebagai awak kapal selam.

Baca juga: Terapung di Sungai Petanu, Putu Kevin Bocah 9 Tahun dengar Suara Samar: Kevin Tetap Diam, Jangan Ikut Hanyut

” Iwa sangat paham sekali pekerjaan yang diembannya sebagai ahli kapal selam di Indonesia,” ujar Momoh.

Kini sang Kolonel Iwa dan keluarganya tinggal di gang sempit setelah menjual rumah. Hasil penjualan itu digunakan untuk berobat Iwa.

Heni Hunaeni (62), ibu mertua Iwa menuturkan rumah tersebut sudah lama dijual. Semua itu demi mengobati Iwa.

Baca juga: Balita Dua Tahun Dibanting ke Lantai dan Mulut diisi Cabai Rawit, Nyawa Tak Tertolong, Dianiaya Ibu Kandung dan Selingkuhnya

“Kalau rumahnya dulu ada, tapi bukan di Jati, di Parhon itu. Itu sudah lama dijual untuk berobat,” kata Heni Hunaeni.

Heni berharap Kolonel Iwa bisa kembali pulih agar bisa membesarkan tiga orang buah hatinya. Anaknya masih berusia kecil.

  • Bagikan