Soal Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Denpasar dan Badung, Ini Penegasan Gugus Tugas Covid-19 Bali

  • Bagikan
Soal Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Denpasar dan Badung, Ini Penegasan Gugus Tugas Covid-19 Bali
Razia penegakan prokes di sejumlah wilayah Denpasar. Foto/ist

KEMBARA.ID, DENPASAR – Menteri Dalam Negeri RI telah mengeluarkan surat nomor 1 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran covid-19, pada Rabu (6/1/2021).

Dalam surat yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian itu, mempertegas soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19 di daratan Jawa – Bali.

Pemberlakuan kebijakan ini dimulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021.

Untuk wilayah Bali, ditegaskan dalam surat ini, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19, akan diterapkan di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di Denpasar dan Badung, berikut penjelasan Pemprov Bali dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

“Dengan ini disampaikan, Inmendagri 01 Thn 2021, pengetatan kegiatan masyarakat, utk Prov Bali : Kab Badung dan Kota Denpasar); 2. SE Gub Bali 01 Tahun 2021, masuk Bali : lewat Bandara berlaku Swab atau Antigen, lewat laut dan darat berlaku Antigen. SE Gub berlaku mulai tanggal 9 Januari 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
Suksma, ” penjelasan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin yang diterima media ini.

Baca Juga:   Bukan Covid-19, Ini Penyebab 52 Orang Meninggal dan 5.125 Terinfeksi di NTT
  • Bagikan