Setelah Dua Kali Perkosa Bocah 12 Tahun, Pria Dewasa Tega Tawarkan di Medsos dengan Tarif Rp 400 Ribu

  • Bagikan
Setelah Dua Kali Perkosa Bocah 12 Tahun, Pria Dewasa Tega Tawarkan di Medsos dengan Tarif Rp 400 Ribu
Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur. Foto/sindonews
KEMBARA.ID, BEKASI-Sungguh tega pria dewasa berinisial A yang melakukan tindakan asusila atau kejahatan seksual terhadap seorang bocah perempuan berusia 12 tahun berinisial AZ.

Pria dewasa A memperkosa bocah AZ sebanyak dua kali di tempat berbeda dengan iming-iming uang sebesar Rp 1 Juta.

Uang tersebut juga tak pernah diberikan kepada A. Semuanya hanya tipuan.

Aksi kejahatan seksual pria A tak berhenti di situ.

Dia juga tega mengunggah foto bocah AZ di media sosial facebook dengan keterangan, ‘Bantu teman, open ABG 13 tahun, 400 satu kali main’.

Pelaku A merupakan warga Kabupaten Sukoharjo.

Dia akhirnya ditangkap Tim Lawu Polres Karanganyar atas tindakan pemerkosaan.

Aksi A memperkosa AZ pertama kali dilakukan di sebuah penginapan di Kecamatan Tawangmangu dan Kecamatan Jaten, Karanganyar pada Minggu (27/12/2020) lalu.

Sementara aksi bejat yang kedua dilakukan di salah satu penginapan di Kecamatan Jaten.

Seperti dikutip kembara.id dari suara.com menyadur Solopos.com, Rabu (20/1/2020), polisi menangkap tersangka pada Selasa (12/1/2021) dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan lain-lain.

Tim Macan Lawu Polres Karanganyar berhasil menangkap pelaku setelah menerima laporan dari kedua orangtua korban pemerkosaan AZ.

Orangtua korban awalnya curiga melihat kondisi anaknya setelah pulang dari bepergian.

Saat itu, bocah AZ keluar dari rumah pada Minggu (27/12/2020) dan sampai rumah keesokan hari pada Senin (28/12/2020).

Sesampainya di rumah, korban terlihat linglung yang membuat orang tuanya kaget.

Ketika ditanya, buah hati mereka menceritakan semua kejadian yang dialami dilakukan oleh pelaku A.

“Jadi, korban ini sampai rumah Senin pagi dalam kondisi linglung, bingung.

Orang tua korban kaget melihat kondisi anaknya.

Ditanyai kenapa, anaknya (korban) menjawab dan menceritakan semuanya,” jelas Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satrio Wicaksono, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla di kantor Satreskrim Polres Karanganyar, Selasa 19 Januari 2021.

  • Bagikan