Seluruh Fraksi DPRD Denpasar Setujui Penetapan Ranperda APBD-P TA. 2020

  • Bagikan
Seluruh Fraksi DPRD Denpasar Setujui Penetapan Ranperda APBD-P TA. 2020
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat mengikuti Sidang Paripurna dengan agenda Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi DPRD Kota Denpasar dari Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Selasa (8/9). Foto Humas Denpasar.
KEMBARA.ID, DENPASAR-Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar secara resmi menyetujui penetapan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) TA. 2020 dan Ranperda Penyertaaan Modal Daerah Pada PT. Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara.

Kedua Ranperda tersebut ditetapkan menjadi Perda pada Penutupan Sidang Paripurna ke – 17 Masa Persidangan III dengan agenda pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di Gedung setempat, Selasa (8/9).

Hadir secara virtual Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara dari Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar.

Baca juga:

Update Covid-19 Bali Rabu 9 September 2020: Kasus Positif Terus Melonjak, Tambahan Pasien Meninggal Dunia 14 Orang

Istri Posting Foto Suami tengah bareng Istri Orang di Ranjang, Suami Akui Jajan di Luar

Jumlah Pasien Meninggal di Bali Terus Bertambah, Berikut Update Covid-19 Bali 8 September 2020

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra dan seluruh Pimpinan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi yang diawali oleh Fraksi Partai Demokrat lewat juru bicaranya yakni, AA Gede Putra Ariewangsa menjelaskan bahwa pada intinya fraksi Partai Demokrat dapat menerima dan menyetujui pengesahan kedua ranperda ini untuk ditetapkan menjadi perda.

Fraksi Demokrat juga mengajak pemerintah untuk tetap waspada serta mengimbau masyarakat untuk tetap beraktifitas dengan mengikuti protokol kesehatan di masa new normal ini.

Sebagai pembicara kedua, Fraksi PDI Perjuangan lewat juru bicaranya yakni I Nyoman Kari Santika menekankan bahwa fraksi PDI Perjuangan pada prinsipnya dapat menerima dan menyetujui penetapan dua ranperda ini.

Namun demikian pihaknya menyarankan kepada Pemkot Denpasar untun lebih cermat dalam menyusun kegiatan prioritas.

Sehingga refocusing anggaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

  • Bagikan
blank