Sedang Intim, Ayu dan Selingkuhan Digerebek Anak-anaknya, Begini Nasib Keduanya

  • Bagikan
Sedang Intim, Ayu dan Selingkuhan Digerebek Anak-anaknya, Begini Nasib Keduanya
Ilustrasi selingkuh. (Kolase: Instagram)
KEMBARA.ID- Kasus perselingkuhan di Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Jembrana beberapa waktu lalu bikin geleng-geleng kepala.

Pasalnya, pasangan selingkuh yang masing-masing telah berkeluarga ini digerebek oleh pasangannya beserta anak-anaknya.

Pasangan selingkuh itu adalah Batu (43) dan Ayu (40).

Baca juga:

BREAKING NEWS! Seorang Pria Meninggal Dunia di Sebuah Penginapan Kawasan Kebun Raya Bedugul

Hari ini, Pasien Sembuh di Bali Lebih Banyak dari Pasien Positif

Polisi Gerebek Pasangan di Kamar Hotel Jalan Teuku Umar Denpasar, Terungkap Kasus Miliaran Rupiah

Ayu adalah istri seorang Bendesa Adat di Mendoyo, Jembrana.

Perselingkuhan keduanya memang telah dicurigai pasangan sah masing-masing.

Namun, kedua pasangan sah ini masih mencari bukti untuk menjerat kedua pasangan selingkuh ini.

Baca juga:

Kasus “Wik-wik” Sesama Pria di Ubud, Polisi Amankan Pasangan, Kondom dan Minyak Pelicin

Warga Marah saat Pol PP Sosialisasi dan Tertibkan Aktivitas di Lapangan Puputan Denpasar

Adik Kandung Editor Metro TV Yodi Prabowo Ungkap Kejadian Aneh Pukul 02.00 WIB, Sebuah Pertanda?

Penantian itu pun berakhir, Batu dan Ayu tertangkap tangan sedang berhubungan badan di sebuah rumah di wilayah Mertasari, Senin (6/7/2020).

Suami Ayu, Ngurah A mengatakan, dirinya bersama anak-anaknya mendobrak salah satu kamar di rumah tersebut dan melihat keduanya sementara melakukan hubungan intim.

“Rumah tempat mereka selingkuh bukan rumah kontrakan, melainkan rumah milik Batu sendiri. Tapi memang dibiarkan kosong karena khusus tempat pertemuan mereka,” ungkap Ngurah A dikutip dari ringtimesbali.

Wajib Lapor dan Terancam Sanksi Adat

Batu dan Ayu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah digerebek tengah berhubungan intim.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita mengaku keduanya kini dikenakan wajib lapor selama proses penyidikan berlangsung.

Sementara itu, di pihak adat, keduanya terancam sanksi denda dua kwintal beras dan memohon maaf kepada warga desa atas perilaku tak terpuji keduanya.(*)

  • Bagikan