Rai Mantra Sebut PKM Jalan Tengah Menuju Kehidupan New Normal

  • Bagikan
Rai Mantra Sebut PKM Jalan Tengah Menuju Kehidupan New Normal
Walikota Denpasar Rai Mantra (ist ccovid-19-Penpasar)
KEMBARA.ID,DENPASAR- Walikota Denpasar, IB. Rai Dharamwijaya Mantra menegaskan jika Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Denpasar merupakan jalan tengah menuju kehidupan new normal life atau kehidupan normal baru.

PKM juga memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang persiapan untuk memasuki kehidupan new normal life.

“PKM merupakan jalan tengah kebijakan saat ini. Dimana, dengan tetap mengutamakan kesehatan masyarakat, perekonomian harus terus bergerak.

Selain itu, pelaksanaan PKM juga memberikan pemahaman bagi masyarakat berkenaan dengan persiapan untuk memasuki kehidupan new normal life atau kehidupan normal baru,” kata Walikota Rai Mantra seperti dilansir covid-19.denpasar.go.id, Selasa (26/5/2020).

Pernyataan Walikota ini mengemuka usai menggelar rapat evaluasi PKM yang dilaksanakan di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Senin (25/5/2020).

“Jadi mau tidak mau pada saatnya nanti hingga ditemukan vaksin, kita harus siap hidup ditengah pandemi  Covid-19, sehingga sejak dini harus dibiasakan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selalu menggunakan masker, memperhatikan protokol kesehatan, physical distancing serta menjaga imunitas tubuh dengan baik,” jelas Rai Mantra.

Evaluasi terhadap penerapan program PKM Denpasar ditengah pandemi covid-19 digelar Pemerintah Kota Denpasar setelah 11 hari diberlakukan sejak 15 Mei 2020.

Evaluasi ini digelar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Senin (25/5), yang dihadiri langsung Walikota Denpasar, IB. Rai Dharamwijaya Mantra, Wakil Walikota, IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Bendesa, Perbekel/Lurah serta OPD terkait.

Walikota Rai Mantra mengatakan hingga saat ini vaksinasi terhadap virus Covid-19 belum ditemukan.

Namun, Pemerintah harus memastikan bahwa sektor ekonomi harus terus bergerak.

Dengan melihat alasan inilah Pemkot Denpasar memilih untuk mengeluarkan kebijakan baru dengan menerapkan PKM.

Rai Mantra menjelaskan Perwali Nomor 32 Tahun 2020 tentang PKM ini difokuskan pada perlindungan atau dasar hukum bagi satgas untuk melaksanakan pengawasan serta pencegahan penyebaran Covid-19.

“Jadi dengan PKM, pencegahan covid 19 tetap berjalan mulai dari tindakan promotive, preventive dan kurative serta pergerakan perekonomian masyarakat harus tetap berjalan dengan menitikberatkan pada penerapan protokol kesehatan. Dan memang pergerakan masyarakat sangat terbatas, tapi PKM ini memberikan instrumen bagi masyarakat untuk tetap beraktivitas, sehingga roda perekonomian tetap bergerak,” jelas Rai Mantra.

  • Bagikan