Polres Jembrana Bongkar Praktik “Nyebrang Sembunyi” di Gilimanuk, Empat Kendaraan Digagalkan

  • Bagikan
Polres Jembrana Bongkar Praktik "Nyebrang Sembunyi" di Gilimanuk, Empat Kendaraan Digagalkan
Ilustrasi kendaraan disembunyi dalam truk (foto liputan6.com)
KEMBARA.ID,DENPASAR-Polres Jembrana berhasil membongkar praktik penyeberangan orang di pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali ditengah pandemi Covid – 19.

Praktik “nyebrang” dengan bersembunyi di dalam bak truk berhasil digagalkan aparat kepolisian wilayah hukum Jembrana, Minggu (31/5/2020) malam.

Seperti dikutip dari Tribun Bali, modusnya, yakni sopir truk mengangkut orang dan barang di bak truk.

“Ya benar kami amankan sopir truk dan juga yang dimuat sedang kami introgasi,” ucap Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti Senin (1/6/2020).

Baca juga:

Lagi, Satu Dokter dan Lima Orang Terinfeksi Positif Covid-19, Ini Lokasi Domisili di Denpasar

Dokter, Dua Mertua dan Anak Dibawah Satu Tahun Positif Virus Corona di Klungkung

Video Penggerebekan Wayan Kontal Viral, Bobol ATM Ratusan Juta Rupiah di Bali

IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan,  pihaknya menangkap dan membongkar truk yang memuat manusia untuk diseberangkan ke Jawa.

Orang yang berada di dalam truk diketahui juga tidak memiliki surat keterangan rapid test atau surat keterangan sehat dari tempat asal atau tinggalnya.

Kronologis praktik ini, menurut Shinta, saat Satgas patroli sedang melaksanakan patroli pukul 01.00 Wita, seorang pecalang dari Banjar Samiana, Kelurahan Gilimanuk menghampiri dan melaporkan bahwa ada pengendara roda dua.

Dimana pengendara itu, ingin menyebrang dengan cara menyembunyikan kendaraannya di dalam truk, karena tidak mempunyai surat keterangan rapid test.

Baca juga:

Luh Sustra Dewi Tewas Tergantung di Krematorium Cekomaria Denpasar, Ini Penjelasan Saksi Mata

Aktivitas Dagang Ditiadakan, Jl. Gunung Kawi & Gunung Raung Denpasar Ditutup, 1 Pedagang Sayur Positif Covid-19

Kadis Kesehatan Kabupaten Badung Ungkap Fakta ini Terkait Pasien Covid-19 Asal Badung yang Meninggal

“Kemudian kami langsung menghampiri TKP tersebut, ternyata benar mereka ingin menyebrang dengan cara bersembunyi di dalam truk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk jumlah kendaraan roda dua sebanyak 4 unit, setelah diimbau, para pengendara tersebut akhirnya mau menurunkan kendaraannya setelah itu kembali menuju Denpasar.

  • Bagikan