Pilwali Denpasar Digelar 9 Desember 2020, KPU dan Pemkot Maksimalkan Sosialisasi di Media Massa dan Medsos

Pilwali Denpasar Digelar 9 Desember 2020, KPU dan Pemkot Maksimalkan Sosialisasi di Media Massa dan Medsos
Gencarkan Sosialisasi Pilwali 2020. foto Humas Denpasar

KEMBARA.ID,DENPASAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar telah mengundur Pilkada Walikota Denpasar pada 9 Desember 2020 dari jadwal semula 23 September 2020 akibat wabah covid-19.

KPU juga menyampaikan bahwa akan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai motto kesehatan dan keselamatan yang utama, dan juga ditengah pandemi ini, sosialisasi akan gencar dilakukan melalui media massa (cetak, online, dan elektronik), media sosial serta perangkat media Pemerintah Kota Denpasar.

Hal ini bertujuan mengurangi model-model sosialisasi yang menimbulkan keramaian dan kerumunan.

“Pilwali diundur menjadi Rabu 9 Desember 2020 yang tadinya 23 September 2020,” jelas Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya saat rapat virtual dengan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar I Dewa Made Agung SE MS.Si dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota I Dewa Gede Rai, S.Sos M.Si Senin (6/7/2020) siang.

Baca juga:

Penduduk Denpasar 962.000 Jiwa, Sudah Swab Test 3.559 Orang dan Rapid Test 13.634 Orang

Tambahan 2 Meninggal dan 60 Sembuh di Bali, Berikut Update Covid-19 Bali 7 Juli 2020

ANEH: Ibu Muda Bekap Bayinya Hingga Tewas, Alasannya Takut Sama Suami yang Sedang Merantau di Bali

Miris, Gadis Belia 12 Tahun Dinikahi Pria 44 Tahun, Alasan Keluarga Bikin Melongo

Hadir pula divisi Hukum KPU Kota Denpasar Sibro Mulissyi dan anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Dewa Ayu Sekar.

Pelaksanaan Pilwali menjadi 9 Desember 2020 sesuai Perppu nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan KPU nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan, program dan jadwal pilkada serentak 2020, sehingga menjadi dasar hukum yang kuat untuk pelaksanaannya.

Baca Juga:   Pasien Sembuh Melonjak, Kasus Positif Bertambah 34 Orang