Perawat Ari Puspita Sari Meninggal Dunia, Dokter Tirta: Kami Tidak Pernah Melawan Meski Di-bully

  • Bagikan
Perawat Ari Puspita Sari Meninggal Dunia, Dokter Tirta: Kami Tidak Pernah Melawan Meski Di-bully
Dokter Tirta dan Mendiang Ari Puspita Sari (Foto Istimewa/Ig @dr.tirta dan Twitter @arripuzphita)
KEMBARA.ID – Seorang perawat di Rumah Sakit Royal Suarabaya, Ari Puspita Sari dikabarkan meninggal dunia pada Senin (18/05/2020).

Ia meninggal dunia diduga terinfeksi Covid-19 dan dirawat selama seminggu di Rumah Sakit RSAL Dr Ramelan.

Wanita berusia 26 tahun itu meninggal dunia bersama dengan janin usia 4 bulan dalam rahimnya.

Salah seorang dokter dan influencer terkenal Indonesia, dokter Tirta menyampaikan pesan duka mendalam atas meninggalnya Ari Puspita

Dalam unggahannya di instagram, dokter dengan penampilan nyentrik ini mengajak semua untuk menghargai jasa para tenaga medis yang saat ini sedang menangani langsung para pasien Covid-19 di Rumah Sakit.

https://www.instagram.com/p/CAUdFm9B_sh/
“Turut berduka, hormat setinggi-tingginya, belum tentu lima tahun lagi akan ada yang ingat soal hari ini,” tulis dr Tirta dalam unggahannya.

“Kami tidak pernah melawan, meski di-bully, dibilang ini itu, dibilang ga ikhlas, sempet ditolak warga, dibilang berlebihan,” tulisnya lagi.

Dokter dan juga seorang pengusaha sepatu ini mengimbau jika Indonesia terbebas dari corona ingatlah perjuangan para tenaga medis.

“Jika indonesia selamat dari covid, ingatlah perjuangan kami, Jangan biarkan pengorbanan kolega kami sia2. Ingatlah kawan,” begitu tulis dokter Tirta di akun resmi instagramnya @dr.tirta, Senin (18/05/2020)

Kabar meninggalnya Perawat Ari dibenarkan Jubir Covid-19 RS Royal Surabaya, dr Dewa Nyoman Sutanaya.

Sutanaya mengungkapkan, Perawat Ari meninggal pada pukul 10.50 WIB.

“Iya meninggal pukul 10.50 WIB,” kata Sutanaya dikutip dari detik.com.

Sebelumnya beredar video Perawat Ari dikabarkan dalam kondisi kritis.

Dalam rekaman itu nampak beberapa petugas medis sedang mendorong tempat tidur pasien yang dilengkapi dengan alat ventilator.

Kian memilukan saat terdengar tangisan dari beberapa orang yang meratapi kondisi Perawat Ari.

Terdengar pula beberapa orang memanggil nama Perawat Ari.

Perawat Ari diketahui telah berdinas selama dua tahun sebagai perawat.(*)

  • Bagikan