Peniel Kogoya, Pemasok Senjata Untuk KKB Papua, Pernah Beli Senjata Seharga Rp 300 Juta

  • Bagikan
Peniel Kogoya, Pemasok Senjata Untuk KKB Papua, Pernah Beli Senjata Seharga Rp 300 Juta
Peniel Kogoya, pembeli senjata untuk KKB
KEMBARA.ID, PAPUA – Sejumlah senjata milik anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ditemukan aparat TNI/Polri saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca baku tembak terjadi.

Dari hasil olah TKP, ditemukan 1 pucuk senjata organik jenis Moser 7,62 dan 1 buah alat komunikasi HT. Selain itu juga petugas menemukan amunisi sebanyak 17 butir dan 4 selongsong peluru.

Dari berbagai peristiwa baku tembak antara KKB dengan anggota TNI/Porli di sejumlah wilayah, Satgas Nemangkawi mengidentifikasi persenjataan milik KKB beragam.

Selain Moser dan AK47, juga terdapat senjata jenis MI6. Selain itu juga diketahui satu orang kabur membawa senapan AK47.

Berdasarkan hasil investigasi Satgas Nemangkawi, senjata-senjata tersebut umumnya diperoleh dengan cara membeli secara ilegal.

Ada satu sosok yang disebut-sebut menjadi pemasok senjata-senjata tempur milik KKB. Dia adalah Peniel Kogoya.

Peniel Kogoya menjadi sosok penyandang dana untuk pembelian senjata kepada KKB Papua, khususnya anggota yang beroperasi di Intan Jaya.

Peniel Kogoya kemudian ditangkap Satgas Nemangkawi, Senin 19 April 2021.

Penangkapan ini berdasarkan pengembangan terhadap tersangka kepemilikan senjata api ilegal yakni Didy Chandra (DC) dan Fuad Arisetyadi (FA).

Peniel membeli senjata jenis M16 pada Desember 2019 dengan harga Rp 300 juta. Ia juga diketahui memesan senjata seharga Rp 550 juta pada awal tahun 2020.

Transaksi dilakukan di dekat gereja di Intan Jaya.

Sebelumnya, KKB yang beroperasi di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak terlibat baku tembak dengan tim Satgas Operasi Nemangkawi.

Baku tembak ini terjadi di sekitar Jembatan Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Minggu 16 Mei 2021 dini hari.

Dari peristiwa ini, tiga anggota KKB tertembak.

“Tiga teroris KKB tertembak. Dua tewas dan satu melarikan diri dalam kondisi terluka, jelas Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Al Qudussy.

  • Bagikan