Penambahan Kasus Baru di Denpasar Tersebar di 11 Lokasi, Kelurahan Sumerta Tertinggi

  • Bagikan
Penambahan Kasus Baru di Denpasar Tersebar di 11 Lokasi, Kelurahan Sumerta Tertinggi
Dewa Rai (foto Pemkot Denpasar)
KEMBARA.ID,DENPASAR-Penambahan kasus baru positif covid-19 di Kota Denpasar tersebar di 11 desa/kelurahan. Dilihat dari data sebaran kasus, Kelurahan Sumerta tertinggi mencatatkan 3 kasus baru, selanjutnya Desa Tegal Harum, Kelurahan Sesetan dan Kelurahan Padangsambian yang mencatatkan masing-masing 2 kasus, sedangkan sisanya hanya mencatatkan 1 kasus baru.

“Kasus sembuh melonjak hari ini, tercatat 40 orang sembuh, presesntasi kesembuhan pasien juga meningkat menjadi 73,82 persen, sedangkan kasus positif bertambah 16 orang. Penambahan kasus positif tersebar di 11 wilayah desa/kelurahan, sedangkan 32 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus baru,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu (25/7).

Sementara itu pasien sembuh sebanyak 40 orang pada Sabtu (25/7). Dengan demikian, angka kesembuhan kumulatif di Kota Denpasar mencapai 73,82 persen atau sebanyak 894 orang.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Baca juga:

Suami Dengar Suara Lirih Sang Istri dari Dalam Kamar, Ternyata Sedang Diperkosa Tukang Pijat

BREAKING NEWS! Ayah Tewas Mengenaskan di Pangkuan Anak Kandung yang Membunuhnya

“Kita bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran, dan saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni Tracing, Testing dan Treatmen. Untuk menemukan kasus, melalui tracing, tes, dan isolasi atau perawatan, dan masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,”ujar Dewa Rai.

Dewa Rai menjelaskan bahwa walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah  masih menunjukan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai

  • Bagikan