Pecalang Ciduk Lima ABK Kapal yang Berkeliaran di Denpasar, Satu Tak Punya Identitas Diri

Pecalang Ciduk ABK Kapal di Sekitar Jalan Kalimutu Denpasar , Sabtu (9/5/2020) (foto Covid-19.id.Denpasar)
Pecalang Ciduk ABK Kapal di Sekitar Jalan Kalimutu Denpasar , Sabtu (9/5/2020) (foto Covid-19.id.Denpasar)

KEMBARA.ID,DENPASAR- Aparat Pecalang di Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, berhasil mengamankan lima Anak Buah Kapal (ABK) Ikan dari Benoa yang kedapatan berkeliaran dan menginap di Jalan Kalimutu, Kota Denpasar Sabtu (9/5/2020) malam.

Para ABK diciduk lantaran tidak melapor ke pihak desa setempat saat menginap di salah satu rumah, dan setelah menjalani pemeriksaaan, satu ABK tidak memiliki indetitas diri.

 “Kami mendapati ABK Kapal Ikan dari Benoa menginap di sebuah rumah di Jalan Kalimutu lingkungan Banjar Samping Buni tanpa pemberitahuan maupun melapor dengan aparat desa dan banjar setempat, sehingga dalam mencegah penyebaran virus corona kami langsung menertibkan dan mengembalikan lima orang ABK ini langsung ke perusahaan kapal tempatnya bekerja di Benoa,” ujar Perbekel Desa Pemecutan Kelod, Wayan Tantra.

Pengetatan setiap wilayah di Denpasar oleh aparat gabungan ini bertujuan memutus penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar. Salah satunya di wilayah Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat telah dilaksananakan sidak operasi.

Pada Sabtu malam, aparat desa yang terdiri dari unsur pecalang, kepala dusun, dan kelihan adat Banjar Samping Buni berhasil mengamankan para ABK dari Benoa.

Baca Juga:   Diduga Kuat Ini Penyebab Wanita Bersuami di Buleleng Tewas saat Berhubungan Badan