Pasien Sembuh di Denpasar Capai 70,75 Persen, Berikut Penyebarannya

  • Bagikan
Pasien Sembuh di Denpasar Capai 70,75 Persen, Berikut Penyebarannya
Dewa Rai (foto Pemkot Denpasar)
KEMBARA.ID, DENPASAR -Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Capaian positif ini diharapkan terus terjadi sehingga seluruh pasien Covid-19 dapat sembuh.

Per hari Selasa (21/7) tercatat pasien sembuh bertambah sebanyak 17 orang, sedangkan kasus positif juga bertambah sebanyak 22 orang. Hingga saat ini, prosentase pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 70,75 persen.

“Angka kesembuhan pasien covid 19 di Kota Denpasar sudah mencapai 70,75 persen, hari ini kasus sembuh bertambah 17 orang, dan kasus positif juga bertambah sebanyak 22 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (21/7).

Baca juga:

Mobil Hilux Terparkir di Pintu Tol, Mayat WNA Telungkup di Dalam Mobil

Pemain Layangan Jadi Tersangka, Ketut Sunardiya Disebut Bahayakan Orang Lain

Terjadi Pelanggaran Protokol Pemakaman Pasien Covid-19 di Buleleng, Pelayat Sentuh Kantong Jenazah

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar.

Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kita bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran, dan saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni Tracing, Testing dan Treatmen.

Untuk menemukan kasus, melalui tracing, tes, dan isolasi atau perawatan, dan masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Dewa Rai.

Dewa Rai menjelaskan bahwa walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan.

Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

  • Bagikan