Mayjen Nyoman Cantiasa: KKB Papua Sesungguhnya Saudara Kita, Kalau Kepala Batu ya Ditumpas!

  • Bagikan
Mayjen Nyoman Cantiasa: KKB Papua Sesungguhnya Saudara Kita, Kalau Kepala Batu ya Ditumpas!
Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa
Mayjen Nyoman Cantiasa: KKB Papua Sesungguhnya Saudara Kita, Kalau Kepala Batu ya Ditumpas!

KEMBARA.ID, DENPASAR- Mantan Danjen Kopassus Mayjen Nyoman Cantiasa menyatakan, sesungguhnya Kelomok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua adalah saudara.

Namun jika langkah persuasif yang dilakukan negara tidak diterima bahkan masih berkeras kepala, maka hukum tumpas akan dijalankan terhadap KKB Papua. Saat ini KKB Papua secara resmi telah ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Mayjen Nyoman Cantiasa angkat bicara menanggapi status organisasi teroris KKB Papua.

Perwira tinggi TNI yang menjabat sebagai Pangdam XVIII/Kasuari ini ingin membuka komunikasi dengan tokoh-tokoh di Papua Barat.

Baca juga: Pasukan Elit Denjaka Mendarat di Papua? Marinir: Kegiatan Denjaka hanya Diketahui Tuhan dan Prajurit

Karena mereka adalah saudara se – NKRI yang perlu diajak secara persuasif untuk kembali ke NKRI.

Menurut dia langkah persuasif ini dilakukan untuk putra-putri daerah. Karena jika ajakan tersebut tidak dilakukan maka tidak akan selesai permasalahan ini.

“Mereka (kelompok separatis) adalah warga negara Indonesia dan mereka sesungguhnya saudara.

Baca juga: 400 Personil Pasukan Setan Tiba di Papua, Target ‘Sapu Bersih’ KKB Papua

Sekarang, bagaimana kita harus segera mengajak mereka dan melakukan langkah-langkah persuasif kepada mereka,” kata Mayjen Nyoman Cantiasa dikutip dari surya.co.id melansir antara.

Dia menegaskan, namun jika ada pihak yang berseberangan dengan NKRI, dengan menunjukan sikap keras kepala, Kepala batu, tetap melawan, memberontak dan angkat senjata NKRI, terpaksa negara tegakkan hukum tumpas.

” Jika ada pihak-pihak atau kelompok yang  berseberangan dengan kita, yang masih tetap keras kepala, kepala batu, diajak baik-baik tidak mau dan tetap melawan, memberontak, dan angkat senjata kepada Negara dan Pemerintah Republik Indonesia, maka terpaksa kita tegakkan hukum tumpas,” katanya.

Nyoman Cantiasa juga mengingatkan generasi muda agar berhati-hati dengan paham radikal dan separatis yang menyasar generasi muda.

Baca juga: DRAMATIS, Helikopter Pengangkut Jenazah Bharada Komang Diberondong Peluru

Ancaman seperti ini menurut dia terus dilakukan sehingga harus waspada terhadap infiltrasi dan kaderisasi radikalisme yang masuk melalui sekolah, kampus, dan keluarga.

  • Bagikan