Masuki New Normal, Pemkab Badung Pastikan Upacara Panca Yadnya Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Masuki New Normal, Pemkab Badung Pastikan Upacara Panca Yadnya Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
Sekda Adi Arnawa saat memimpin rapat koordinasi dengan Bendesa Adat se-Badung melalui vidcon di Ruang Badung Command Center, Dinas Kominfo, Puspem Badung, Kamis (9/7/2020). foto Humas Pemkab Badung

KEMBARA.ID,BADUNG-Memasuki tatanan budaya pola hidup baru atau new normal, pelaksanaan upacara Panca Yadnya di Kabupaten Badung dipastikan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Penting untuk dipahami, meskipun sudah memasuki new normal, namun pelaksanaan upacara yadnya tidak keluar dari penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, ” tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin rapat koordinasi dengan Bendesa Adat se-Badung melalui vidcon di Ruang Badung Command Center, Dinas Kominfo, Puspem Badung, Kamis (9/7/2020).

Rapat ini terkait pelaksanaan upacara Panca Yadnya dalam tatanan kehidupan era baru, sekaligus sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari BNN Provinsi Bali dan BNN Badung.

Baca juga:

Hari Pertama New Normal di Bali, Tambahan Satu Meninggal dan 53 Positif Covid-19

Perdana New Normal di Denpasar, Bertambah 23 Kasus Positif Covid-19

Rapat dihadiri Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa, Kepala BNN Badung AKBP Nyoman Sebudi, Kadis Kebudayaan Gde Eka Sudarwitha, Kadis Kominfo IGN Gede Jaya Saputra dan Kabag Humas Made Suardita. 

Sekda Badung Adi Arnawa menjelaskan bahwa diberlakukannya new normal, karena wabah virus corona tidak diketahui kapan akan berakhir. Sehingga diperlukan strategi untuk dapat hidup berdampingan dengan Covid-19 ini.

Wabah Covid-19 berdampak sangat luas terutama segi ekonomi, terlebih lagi Badung sangat tergantung dari sektor pariwisata, sehingga mau tidak mau harus mendorong sektor pariwisata terutama dengan membuka kembali daerah tujuan wisata. 

Baca Juga:   Pedagang Canang Tulari Virus Corona ke Sembilan Orang, Denpasar Catat Pasien Positif Tertinggi