Lumpuh Setelah Divaksin, Awal Pusing Mual dan Lemas, Keluar Darah saat Suntik

  • Bagikan
Lumpuh Setelah Divaksin, Awal Pusing Mual dan Lemas, Keluar Darah saat Suntik
Seorang guru bernama Susan Antela (31) alami lumpuh setelah divaksin. Foto/ist Tribunnews
Lumpuh Setelah Divaksin, Awal Pusing Mual dan Lemas, Keluar Darah saat Suntik

KEMBARA.ID, DENPASAR-Seorang guru bernama Susan Antela (31) guru asal Kampung Pasir Talaga RT 03/ 06, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kelumpuhan pasca disuntik vaksin.

Setelah 10 menit disuntik, dirinya merasakan pusing, mual, dan lemas.

Sempat keluar darah cukup banyak sesaat setelah disuntik.

Baca juga:

400 Personil Pasukan Setan Tiba di Papua, Target ‘Sapu Bersih’ KKB Papua

Sosok Komandan KRI Nanggala-402 Sebelumnya, Tubuh Kurus Kering, Jual Rumah Demi Berobat, Keluarga Menangis Dengar Musibah

Yayu adik guru Susan menuturkan, banyak darah menyembur keluar ketika disuntik, kemudian tim medis meminta saudaranya duduk.

“Disuruh duduk bukannya membaik malah merasa sesak,” kata Yayu dikutip kembara.id dari Tribunnews Minggu 2 Mei 2021.

Setelah itu, Susan merasa mual dan pusing, petugas meminta Susan berbaring, kemudian yang dirasakan yaitu penglihatan buram.

Tangan dan kakinya juga seketika terasa kaku.

Peristiwa ini terjadi sebulan lalu.

Susan disuntik bersama ratusan guru di sebuah SMK di Cisolok dan  dilakukan oleh pihak Puskesmas Cisolok.

Baca juga: Begini Kondisi Terkini Jenazah Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Dasar Laut Perairan Bali Utara

Setelah menjalani vaksin kedua tersebut, dan mengalami badan kaku, Susan dilarikan ke rumah sakit Sakit Palabuhanratu.

“Gak bisa ngomong, gak bisa lihat, setelah dilarikan ke rumah sakit Palabuhanratu di situ dokter tidak bisa menangani, dirujuk ke RSHS Bandung.

Jelas dokter waktu itu ngobrol sama saya sebabkan karena vaksin,” jelas Opi S (43) paman Susan.

Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, menyampaikan kejadian tersebut belum bisa dipastikan akibat dari suntik vaksin.

Baca juga: Terapung di Sungai Petanu, Putu Kevin Bocah 9 Tahun dengar Suara Samar: Kevin Tetap Diam, Jangan Ikut Hanyut

Penyakit lumpuh, tidak bisa melihat, dan tidak bisa bicara yang dialami guru tersebut belum bisa dipastikan dari vaksin tersebut.

  • Bagikan