Leher Patah dan Dada Pecalang Remuk, Bagian Depan Mobil Digerinda saat Evakuasi

Leher Patah dan Dada Pecalang Remuk, Bagian Depan Mobil Digerinda saat Evakuasi
Evakuasi jenasah tertindih pohon di Karangasem Bali. Foto/ist Nusa Bali.

KEMBARA.ID, KARANGASEM-Nyawa Wayan Nuri Astawa, 34, kernet truk box yang juga anggota Pecalang Desa Adat Seraya, warga Banjar Bungkulan, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem tak tertolong pada Minggu 28 Februari 2021.

Dia meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan kondisi mengenaskan.

Leher belakangnya patah dan tulang bagian dada remuk akibat dihantam pohon tumbang.

Evakuasi korban membutuhkan kerja keras petugas karena tubuhnya tertindih pohon besar di dalam mobil box DK 9419 SD, yang digunakan menjual beras keliling bersama sopir Kadek Juliawan, 30.

Wasiat Yuni Shara Sebelum Meninggal, Saatnya Berbagi Badan dengan yang Lain

Evakuasi jazad kernet Wayan Nuri Astawa dilakukan petugas Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Karangasem dikoordinasikan I Gusti Ngurah Eka bersama petugas TRC BPBD Karangasem dikoordinasikan Sekretaris I Putu Eka Tirtana dan petugas Polsek Bebandem.

Hal pertama yang dilakukan petugas yakni memotong batang pohon yang menimpa bagian depan mobil box.

Pegawai Bank Swasta Dihamili Suami Orang, Cinta Terlarang Pengusaha Berakhir di Polda

Tugas selanjutnya, petugas berusaha mengeluarkan tubuh korban yang tetindih.

Petugas harus memotong rangka mobil bagian depan menggunakan gerinda untuk membuka ruang mengeluarkan jenasah.

Baca Juga:   Gubernur Koster: Pariwisata Target Pemulihan Pertama, Rumuskan Zona Hijau Kunjungan Domestik dan Mancanegara