Komang Iyas Ditembak Mati Saat Rebut Pistol Polisi, 3 Peluru Tembus Punggung hingga Dada

  • Bagikan
Komang Iyas Ditembak Mati Saat Rebut Pistol Polisi, 3 Peluru Tembus Punggung hingga Dada
Komang Iyas Ditembak Mati Saat Rebut Pistol Polisi, 3 Peluru Tembus Punggung hingga Dada.(IST)
KEMBARA.ID, BAUBAU – Komang Iyas, pelaku pembunuhan Babinsa Koramil 1413-16 Buton, Serda Baso Hadang ditembak mati Anggota Polres Baubau, Selasa (19/5/2020).

Setelah melakukan pembunuhan, Komang melarikan diri ke Hutan Ngkaring-ngkaring selama lima hari.

Hutan itu dipilih Komang sebagai tempat persembunyian karena telah dikuasainya.

Sehari-hari, Komang melakukan perburuan hewan di hutan tersebut.

Baca juga: Baru Saja, Satu Orang Ditebas di Denpasar, Polisi Temukan Golok Dalam Kresek Merah

Baca juga: Enam Gadis Dipaksa Layani Pria Mesum di Panti Pijat, Usia Mereka Masih Belia

Namun, bukan Polisi namanya jika tak mampu mengendus keberadaan Komang.

Polisi mendapatkan informasi keberadaan Komang.

Tanpa menunggu lama, Tim Polres Baubau pun menggerebek Komang di hutan.

Saat disambangi Polisi, Komang berusaha merebut senjata petugas.

Baca juga: Update Virus Corona di Denpasar: Satu Dokter Positif Virus Corona, Perempuan Berusia 26 Tahun

Baca juga: 2.291 Orang Masuk Bali via Pelabuhan Gilimanuk

Polisi pun mengambil langkah tegas dan terukur pada Komang.

Pelaku tewas diterjang peluru.

Langkah tegas itu diakui Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, Rabu (20/5/2020).

Ia menjelaskan, Komang sempat melawan saat hendak ditangkap petugas.

Baca juga: Fenomena Awan Payung di Puncak Gunung Agung, BMKG Angkat Bicara

Baca juga: Baru Saja, Satu Orang Ditebas di Denpasar, Polisi Temukan Golok Dalam Kresek Merah

Bahkan, telah diberikan tembakan peringatan tetapi, Komang tetap berusaha melarikan diri.

Komang pun ditembak petugas.

Ditemukan tiga luka tembakan di punggung Komang.

Peluru menembus hingga dadanya.

Baca juga: Pemerintah Bali Persilakan Warga Keluar Rumah

Baca juga: 2.291 Orang Masuk Bali via Pelabuhan Gilimanuk

“Petugas memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan dan akhirnya dilumpuhkan,” ungkap Tangkari dikutip dari Kompas.com.

Seperti diketahui, Serda Baso Hadang dianiaya hingga tewas oleh Komang Iyas di Kelurahan Karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (14/5/2020).

Peristiwa nahas itu terjadi saat Serda Baso Hadang mendatangi lokasi penganiayaan yang melibatkan pelaku Komang Iyas.

  • Bagikan