Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Kembali Melejit

  • Bagikan
Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Kembali Melejit
Dewa Rai (foto Pemkot Denpasar)
KEMBARA.ID,DENPASAR-Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus terjadi dan berlanjut. Rabu (22/7) tercatat pasien sembuh sebanyak 23 orang. Tapi angka kasus positif tercatat bertambah 38 orang. Penambahan kasus ini naik melejit dari kasus kemarin.

“Kasus sembuh kembali mengalami penambahan sebanyak 23 orang, namun penambahan kasus positif juga meningkat, hari ini bertambah 38 orang positif,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (22/7).

Baca juga:

Edan, Untuk Tambahan Biaya Nikah, YO ‘Jual’ Tunangan Rp 250 Sekali Intim

Setiba dari Bali, Ibu Muda 27 Tahun Layani Threesome, Dihadapan Hakim Eva Ungkapkan Alasan Mendasarnya

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar.

Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. 

“Kita bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran, dan saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni Tracing, Testing dan Treatmen.

Baca juga:

Dua Orang Tewas di Jalan Raya Desa Telaga Buleleng, Warga Tak Berani Menyentuh

Belum Move on, Pria ini Aniaya Mantan Pacar, Alasannya Aneh

Untuk menemukan kasus, melalui tracing, tes, dan isolasi atau perawatan, dan masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,”kata Dewa Rai.

Dewa Rai menjelaskan walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah  masih menunjukan peningkatan.

Kedua kluster baru inilah yang patut waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua kluster yakni kluster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” tegas Dewa Rai.

  • Bagikan