Inilah 4 Teknologi Yang Hanya Ada Di Korea Utara, No.4 Berharap Tidak Pernah Terpakai

  • Bagikan
Inilah 4 Teknologi Yang Hanya Ada Di Korea Utara, No.4 Berharap Tidak Pernah Terpakai
4 Teknologi Yang Hanya Ada Di Korea Utara. Foto: aberdeen.com
Siapa yang tidak kenal Korea Utara, negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un ini terkenal dengan negara komunis dan eksklusif, ternyata memiliki kedaulatan yang tegas dari sisi teknologi.

Korea Utara telah menciptakan dan mengembangkan berbagai macam teknologi untuk kemajuan dan kedaulatan bangsanya sendiri yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Berbagai jenis teknologi terus dikembangkan oleh negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un untuk terus memperkuat negara mereka dari segala bidang termasuk ekonomi hingga pertahanan militer.

Berikut ini 4 teknologi yang ada di Korea Utara yang tidak ada negara lain termasuk negara-negara maju di dunia, seperti Amerika, Prancis, atau Inggris.

1. OS Red Star

Dari sisi teknologi komputer, Korea Utara telah memiliki sistem operasi (Operating System) sendiri yang bernama OS Red Star.

Sistem Operasi ini merupakan modifikasi dari OS open source Linux yang tampilannya dibuat sangat mirip dengan Mac OS X.

Red Star juga memiliki web browser mirip Firefox yang dinamakan “Naenara” dan mampu memberi watermark pada semua file yang ada didalamnya, hal ini dimaksudkan agar pemerintah bisa melacak kemana file tersebut didistribusikan.

2. Kwangmyong Intranet

Dalam bidang jaringan internet, pemerintah Korea Utara sangat membatasi akses internet global. Kwangmyong Intranet diciptakan untuk membatasi penduduk dalam mengakses internet.

Mayoritas penduduk Korea Utara hanya bisa mengakses jaringan intranet milik Korea Utara sendiri. Di Kwangmyong Intranet ini, diperkirakan hampir 5.000 website yang dikontrol oleh pemerintah.

Sebagian besar konten website yang dikontrol tersebut adalah berita pemerintahan dan aktivitas Kim Jong-un.

3. Manbang Streaming Service

Dari sisi hiburan dan edukasi, pemerintah Korea Utara memiliki Manbang Streaming Service. Layanan ini mirip Netflix yang kaya akan konten hiburan seperti film dan dokumenter.

Layanan Manbang memiliki konten yang lebih banyak dibandingkan televisi yang sudah ada di Korea Utara.

Dengan teknologi streaming Manbang ini, pemerintah berharap penduduknya tidak tergantung dengan layanan milik luar negeri.

  • Bagikan