Indonesia Diprediksi Terjadi 400 Ribu Kelahiran Bayi Tanpa Rencana Setelah Penerapan Di Rumah Aja

  • Bagikan
Indonesia Diprediksi Terjadi 400 Ribu Kelahiran Bayi Tanpa Rencana Setelah Penerapan Di Rumah Aja
Ilustrasi ibu hamil.(net)
KEMBARA.ID- Dampak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diprediksi akan memicu terjadinya ‘baby boom’ di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, angka kehamilan yang tidak direncanakan diprediksi mencapai 400.000.

Prediksi Kantor Berita AFP itu berdasarkan data yang dijabarkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Indikator awal yaitu semakin sulitnya warga mendapatkan alat kontrasepsi karena klinik-klinik tidak beroperasi normal saat PSBB.

Baca juga: Tim Medis RSUP Sanglah dan Putrinya Positif Virus Corona, 16 Kerabatnya Berstatus OTG

Baca juga: Indonesia Kembali Berduka: Seorang Perawat Wanita Berpulang Terpapar Virus Corona

Dampaknya, BKKBN memperkirakan akan ada 420.000 bayi yang lahir pada awal 2021 di Indonesia.

“Kalau sekarang yang KB pakai alat kontrasepsi itu 28 juta pasangan, kalau menurun 10 persen saja itu berarti ada 2,8 juta yang biasanya pakai sekarang tidak pakai,” ungkap Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dikutip dari Kompas.com.

Hasto membeberkan, acuan perhitungan yang dipakai BKKBN dari angka 2,8 juta itu, sebanyak 15 persen kemungkinan hamil sekitar 420 orang.

Baca juga: Perawat Ari Puspitasari: Rapid Test Non Reaktif Tapi Antibodinya Tak Muncul Terhadap Antigen Virus Corona, Ini yang Berbahaya!

Baca juga: Tak Berdaya Bunga Septya Ungkap Nama Didik, Kos Sanur pun Digerebek

Sementara, rata-rata jumlah persalinan di Indonesia setiap tahun mencapai 4,8 juta.

“Kemudian 2,8 juta itu, yang hamil kan 15 persen, sekitar 420 orang. Itu sangat signifikan, karena di Indonesia jumlah persalinan kan setahun 4,8 juta rata-rata. Kalau naik 420.000 saja selama 3 bulan, kan sudah lumayan,” ungkap Hasto.(*)

Simak videonya:

  • Bagikan