IDI Bali Polisikan Jerinx SID, Keterangan Ahli Telah Dikantongi Polda Bali

  • Bagikan
IDI Bali Polisikan Jerinx SID, Keterangan Ahli Telah Dikantongi Polda Bali
Jerinx SID. (Instagram)
IDI Bali Polisikan Jerinx SID, Keterangan Ahli Telah Dikantongi Polda Bali

KEMBARA.ID- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali secara resmi telah melaporkan I Gede Ari Astina atau Jerinx SID ke Polda Bali pada 16 Juni 2020.

Pelaporan itu terkait dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang diposting Jerinx di akun Instagram pribadinya.

Kalimat yang diduga memiliki unsur pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yaitu “Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19”

Baca juga:

Nikahi Dua Pacar Sekaligus, Ternyata ini Pekerjaan Duda Asal Buleleng, Miliki Jadwal Tidur

Kisah Sukartayasa, Duda Asal Buleleng Nikahi Dua Pacarnya Sekaligus

Pesta Miras ABG Berakhir Tragis, Satu Orang Tewas Tertikam di TKP, Motifnya Sepele

“Jadi, yang dilaporkan terkait dengan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik melalui medsos di akun Instagramnya dia,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi dikutip dari Kompas.com, Selasa (4/7/2020).

Perwira melati tiga ini menambahkan, Jerinx sebelum telah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi, namun penabuh drum band Superman Is Dead itu berhalangan hadir.

Suami Nora Alexandra itu rencananya akan kembali dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada Kamis (6/7/2020).

Baca juga:

Siswa SMK ‘Berjanji’ pada Siswi SMP, Aku Nikahi Kamu Setelah Lulus, Kejadian Fatal pun Terjadi

300 Wanita Jadi Korban Bambang, Motif Awal Ingin Meneliti Swinger atau Tukar Pasangan Intim

Secara Gamblang, Buronan Bank Bali Djoko Tjandra Minta Bebas dan Tak Ditahan

Jerinx diduga melanggar beberapa pasal terkait UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Berikut rinciannya, Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) dan/atau Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Kami sudah periksa saksi-saksi dan ketuanya (IDI). Ahli-ahli juga sudah,” ucap Syamsi.(*)

  • Bagikan