Hari Pertama, Pjs. Bupati Badung Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Covid-19

  • Bagikan
Hari Pertama, Pjs. Bupati Badung Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Covid-19
Pjs. Bupati Badung I Ketut Lihadnyana saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Puspem Badung, Senin (28/9). Foto Humas Badung.
KEMBARA.ID, DENPASAR – Setelah dikukuhkan sebagai Penjabat sementara (Pjs.) Bupati Badung pada Sabtu (26/9) lalu, salah satu tugas dan wewenang I Ketut Lihadnyana sebagai Pjs. Bupati adalah melaksanakan tugas selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung.

Berkaitan dengan itu, pada hari kerja pertama langsung memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung dengan melibatkan Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta, Kepala BPBD Bagus Nyoman Wiranata, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra I Gede Wijaya, Kasatpol PP IGAK Suryanegara dan Kadis Perhubungan AA Ngr Rai Yuda Dharma bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Badung, Senin (28/9).

Pjs. Bupati Lihadnyana mengatakan dilakukannya rapat tersebut adalah untuk menggalang komitmen serta peningkatan pemahaman sektoral OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung dan lintas sektor terkait Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat serta membangun kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat khususnya di masa pandemi ini.

“Upaya pencegahan dari penularan virus Covid-19 dapat dilakukan dengan banyak cara.

Tidak terbatas pada penerapan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian saja, tetapi juga penerapan pola hidup sehat dan seimbang salah satunya melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas,” katanya.

Menurut Lihadnyana, Germas dapat mencegah Covid-19, karena Germas merupakan pembiasaan diri dan masyarakat untuk hidup sehat dengan dibantu oleh Pusat layanan kesehatan terdekat.

Germas mengatur tentang pola makan, waktu tidur, olahraga, kebersihan diri, dan upaya untuk menjaga kesehatan, salah satunya dengan melakukan cek kesehatan setiap bulan.

Untuk mewujudkan Germas, diperlukan adanya kampanye yang bersifat masif yang menyasar seluruh lapisan masyarakat.

“Kita harus menggerakkan seluruh elemen baik dukungan dari sektor pemerintah, kemitraan dengan swasta, organisasi kemasyarakatan serta seluruh elemen masyarakat lainnya melalui penyelenggaraan kemitraan, pemberdayaan masyarakat dan penyebarluasan informasi.

Dengan penerapan germas kita harapkan mampu menekan kasus covid, sehingga tidak ada lagi yang namanya zona merah di Kabupaten Badung,” ujarnya.

  • Bagikan