Hari Pertama Penerapan Pergub Nomor 46 di Kota Denpasar, Sayoga: Satu Tak Masker, Susahkan Banyak Orang

  • Bagikan
Hari Pertama Penerapan Pergub Nomor 46 di Kota Denpasar, Sayoga: Satu Tak Masker, Susahkan Banyak Orang
Satpol PP Kota Denpasar bersama Tim gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pengadilan dan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar yang terkait melakukan penertiban atau sidak di hari pertama penerapan denda bagi tak bermasker di Depan Museum Bali kawasan lapangan Puputan Badung Senin (7/8). Foto Humas Denpasar.
KEMBARA.ID, DENPASAR – Secara serentak hari Senin (7/9) kemarin, Pemerintah Kota/Kabupaten seluruh Bali menerapkan Peraturan Gubernur Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, untuk di Kota Denpasar penertiban Pergub hari pertama dilakukan Satpol PP Kota Denpasar bersama Tim gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pengadilan dan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar yang terkait melakukan penertiban atau sidak di hari pertama di Depan Museum Bali kawasan lapangan Puputan Badung Senin (7/8).

Sayoga mengatakan, jangan sampai hanya karena satu orang tak memakai masker, kemudian menyusahkan banyak orang.

Baca juga:

Update Covid-19 Bali Hari ini 7 September 2020, Pasien Meninggal 11 Orang

UPDATE COVID-19 BALI 6 SEPTEMBER 2020: Lagi Tujuh Pasien Wafat, Denda Rp 100 Ribu dan Rp 1 Juta Mulai Diterapkan

Jelang Pujawali di Pura Sakenan, Rai Mantra Ingatkan Tatalaksana Upacara dan Penerapan Ketat Prokeshttps:

Kasus Covid-19 Kembali Meningkat di Denpasar, Walikota Minta Semua Komponen Masyarakat Terlibat Terapkan Prokes

“Jangan sampai satu orang tidak menggunakan masker menyusahkan atau menularkan banyak orang. Penularan hal seperti itulah yang harus dihentikan,” tegas Sayoga dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.

Sebelum Pergub ini diberlakukan Satpol PP Kota Denpasar telah melakukan sosialisasi setiap hari sejak 2 Minggu yang lalu, sehingga hari pertama tidak ditemukan orang yang melanggar tanpa masker.

Dengan adanya Pergub ini menurut Sayoga tujuan utamanya adalah bukan semata-mata, mendenda, menghukum masyarakat atau mencari kesalahan masyarakat, namun mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan upaya pemerintah dalam memutus penyebaran mata rantai Covid 19.

Mengingat kasus penularan Covid 19 di Kota Denpasar mengalami peningkatan,maka dari itu perlu pendisiplinan bagi masyarakat.

Maka dari itu disiplin itu sangat penting mengingat limit waktu sosialisasi protokol kesehatan yang telah dilakukan dari bulan Maret sampai September semestinya masyarakat telah memahami protokol kesehatan.

  • Bagikan