Gubernur Koster Dorong Kembangkan Industri Berbasis Keunggulan Lokal

  • Bagikan
Gubernur Bali I Wayan Koster. (Foto Humas Pemprov Bali)
Gubernur Bali I Wayan Koster. (Foto Humas Pemprov Bali)
KEMBARA.ID, BADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Musyawarah Provinsi (Muprov) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali di The Trans Resort Hotel, Badung, Sabtu (8/8) pagi.

Dalam sambutannya Gubernur Bali Wayan Koster mengajak Kadin Bali untuk melihat ekonomi dengan dimensi ke depan.

Bali tidak lagi bisa hanya mengandalkan pariwisata.

Menurutnya Bali harus mulai dengan paradigma ekonomi yang baru.

“Maka agenda saya dua tahun ini mulai menyiapkan ekosistem untuk itu. Yaitu menyeimbangkan fundamental perekonomian Bali.

Yang meliputi pariwisata, pertanian dan industri,” ujar Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Baca juga:

Update Covid-19 Bali 8 Agustus, 87,10 Persen Pasien Sembuh

Ini Terobosan dan Program Unggulan yang Dicetus PENA NTT di Villa Puri Beji Badung

Pilkada Badung 2020: KPU Minta Rekomendasi SMSI Bali untuk Sosialiasi lewat Media Online

Tragis, Kata-kata ini ‘Bakar’ Amarah Sang Dosen, Nya

Mantan anggota DPR RI tiga periode ini menambahkan industri yang akan dikembangkan adalah industri yang berbasis pada keunggulan masyarakat Bali.

Industri berbasis branding Bali dengan inovasi, kerajinan dan kreativitas masyarakat Bali.

“Untuk bisa menjalankan fundamental ekonomi ini harus didukung dengan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur darat, laut, udara secara terkoneksi dan terintegrasi. Satu-persatu kita wujudkan,” kata Gubernur Koster.

Pria yang menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini mengatakan akan segera membahas konsep pemulihan ekonomi Bali.

Titik dan sektor mana saja yang bisa menjadi pengungkit pemulihan ekonomi Bali. “Pada tahapan itu saya akan banyak bicara dengan Kadin dan pelaku ekonomi yang ada di Bali,” ujarnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta Muprov.

Oleh karena itu Gubernur Koster berharapa Muprov Kadin Bali ke VII ini berjalan lancar sehingga menghasilkan pengurus yang nantinya bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.

Gubernur berharap Kadin Bali bisa memahami dan menyesuaikan diri dengan visi pembangunan daerah Bali ke depan Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

  • Bagikan