Dua Orang Tewas di Jalan Raya Desa Telaga Buleleng, Warga Tak Berani Menyentuh

  • Bagikan
Dua Orang Tewas di Jalan Raya Desa Telaga Buleleng, Warga Tak Berani Menyentuh
Dua Orang Tewas di Jalan Raya Desa Telaga Buleleng, Warga Tak Berani Menyentuh. (IST)
KEMBARA.ID, SINGARAJA- Dua jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Jalan Raya Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Selasa (21/7/2020).

Kedua jenazah ini ditemukan dalam kondisi tergencet dalam truk bernomor polisi G 8012 QB.

Dari hasil identifikasi, diketahui seorang korban bernama Noval Maulana (25) asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Baca juga:

Update Covid-19 Bali 21 Juli 2020, Ada Tambahan 2 Pasien Meninggal Hari ini

Pemain Layangan Jadi Tersangka, Ketut Sunardiya Disebut Bahayakan Orang Lain

Kepala Ayah Dilempari Batu karena Tak Beri Uang, Sampai di Kantor Polisi Sujud Minta Maaf

Sementara, korban lainnya belum diketahui identitasnya, lantaran tak ada identitas diri pada tubuh korban.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya menjelaskan, beberapa saksi yang juga warga sekitar menemukan kedua korban telah dalam kondisi meninggal dunia.

Sehingga, tak ada satu orang saksi pun yang berani menyentuh kedua korban yang dalam kondisi bersimbah darah.

Baca juga:

Mobil Hilux Terparkir di Pintu Tol, Mayat WNA Telungkup di Dalam Mobil

Pemain Layangan Jadi Tersangka, Ketut Sunardiya Disebut Bahayakan Orang Lain

Terjadi Pelanggaran Protokol Pemakaman Pasien Covid-19 di Buleleng, Pelayat Sentuh Kantong Jenazah

Sumarjaya mengatakan, truk tersebut mengalami kecelakaan akibat out of control, Selasa (21/7/2020) dinihari.

Saat memasuki jalan yang menurun terjal, truk itu diduga hilang kendali.

Sehingga, menabrak tebing.

Truk bagian depan alami ringsek cukup berat.

Itulah yang membuat kedua korban tewas tergencet.

“Warga menemukan kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sehingga tidak ada yang berani menyentuh. Proses evakuasi dilakukan bersama petugas PMI Buleleng. Sementara untuk indentitas sopir belum diketahui, karena petugas tidak menemukan SIM atau KTP milik korban,” ungkap Sumarjaya dikutip dari Tribun Bali.(*)

  • Bagikan