Dirampok dan Ditembak di Depan Rumah, Polisi Dalami Jenis Peluru yang Bersarang di Paha Korban

  • Bagikan
Dirampok dan Ditembak di Depan Rumah, Polisi Dalami Jenis Peluru yang Bersarang di Paha Korban
Rumah korban J yang dirampok. Foto/ilustrasi /Tribunnews
Dirampok dan Ditembak di Depan Rumah, Polisi Dalami Jenis Peluru yang Bersarang di Paha Korban

KEMBARA.ID, JAKARTA- Ditengah pandemi Covid-19, tingkat kriminal kian hari kian merebak.

Terbaru, seorang nasabah bank bernama J yang baru pulang menarik dana cash di bank senilai Rp 25 Juta dirampok dan ditembak di depan rumahnya.

Ketika ia hendak membuka pagar, dia dipepet dua orang perampok, kemudian datang lagi dua orang rekan perampok.

Mereka berusaha merampas tas berisi uang Rp 25 juta, dan korban berusaha melawan namun dia di door dengan senjata api di bagian paha.

Saat ini polisi masih mendalami jenis peluru yang bersarang di paha korban.

Kejadian perampok dan penembakan korban ini terjadi di Jalan Pademangan III, Gang 18, Kelurahan Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat 21 Mei 2021.

Kapolsek Pademangan AKP Panji Ali Candra mengatakan salah satu proses penyelidikan mencakup uji balistik sementara dilakukan.

“Kami juga sedang uji balistik untuk menentukan jenis proyektil yang bersarang di paha korban,” kata Panji Minggu 23 Mei 2021 seperti dilansir kembara.id dari Tribunnews.

Menurut dia peluru yang bersarang di paha korban telah diangkat.

Uji balistik dilakukan saat kondisi korban mulai membaik.

Pada Senin 24 Mei 2021, kepolisian juga akan mengambil keterangan para saksi dari bank tempat korban mengambil uang sebelum dirampok empat pelaku.

Sebelum kejadian perampokan dan penembakan, korban mengambil uang di bank senilai Rp 25 juta.

Pelaku empat orang membuntuti korban saat keluar dari bank.

Aksi pelaku dilakukan tepat di depan pintu pagar rumah korban. Kejadian sekira pukul 11.00 WIB.

Kepolisian juga masih memeriksa tiga saksi dan korban. CCTV yang ada di sekitar TKP pun telah diamankan kepolisian.

Mereka telah melihat aksi perampok dan penembakan tersebut.

Dalam rekaman CCTV, kepolisian menjelaskan para pelaku datang bergiliran menghampiri korban.

  • Bagikan