Detik-detik Sebelum Tewas di Jembatan Titi Gantung, Made E Kirim Pesan: Meme sing Demen Ngelah Panak care Tiang?

  • Bagikan
Detik-detik Sebelum Tewas di Jembatan Titi Gantung, Made E Kirim Pesan: Meme sing Demen Ngelah Panak care Tiang?
I Made Endra Terjun ke Jurang, Ditemukan Tak Bernyawa. Foto/ist Basarnas Bali
Detik-detik Sebelum Tewas di Jembatan Titi Gantung, Made E Kirim Pesan: Meme sing Demen Ngelah Panak care Tiang?

KEMBARA.ID- Kasus bunuh diri di Jembatan Titi Gantung, Banjar/Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin 17 Mei 2021 tengah malam menghebohkan warga.

Siswa SMA bernama I Made Endra (17) nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan tersebut.

Jasad korban baru bisa dievakuasi oleh tim SAR Bali sekira pukul 00.30 WITA.

Korban kemudian dievakuasi ke RS Mangusada Badung.

Saat ditemukan, kondisi korban cukup parah, Made mengalami luka di sekujur tubuh dan patah tulang.

Telinga korban mengeluarkan darah segar dan muntahan keluar dari mulut korban.

Korban mengalami patah tulang pada siku dan pergelangan tangan, kemudian patah tulang pada pinggang bagian kanan.

Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu Nyoman Subagia mengatakan, motif aksi bunuh diri itu diduga karena ada permasalahan keluarga.

Dia mengungkapkan, pada pagi hari sebelum kejadian, Made sempat meminta izin pada orangtuanya untuk berangkat ke sekolah.

Namun, belakangan keluarga mendapatkan informasi dari pihak sekolah bahwa korban sudah tidak masuk sekolah selama seminggu.

Ayah korban kemudian bergegas menghubungi nomor ponsel Made.

Korban menjawab melalui chat bahwa dia sedang berada di kawasan Sembung Mengwi Badung.

Sekira pukul 17.00 WITA, korban mengirimkan chat ke ibunya dengan menggunakan bahasa Bali.

“Meme sing demen ngelah panak care tiang?”

(ibu tidak suka punya anak seperti saya?)

Pihak keluarga kemudian berupaya menghubungi nomor korban.

Namun, ponsel tersebut sudah tidak aktif.

Tak setelah chat tersebut diterima ibunya, datang kabar bahwa putranya ditemukan tewas mengenaskan di Jembatan Titi Gantung, Banjar/Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan.

Laporan Masuk Pukul 22.30 Wita

Awalnya petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapatkan laporan pukul 22.30 Wita, untuk bantuan evakuasi.

“Laporan kami terima dari Bapak Sudiksa, bahwa ada penemuan sepeda motor dalam keadaan masih menyala sekitar pukul 21.00 Wita dan dicurigai ada yg jatuh ke jurang,” terang Gede Darmada, S.E., M.A.P., Kepala Kantor Basarnas Bali, Selasa 18 Mei 2021 dilansir kembara.id dari akun Basarnas Bali.

  • Bagikan