Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko

Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko
Gubernur Bali Wayan Koster (Foto: Istimewa)

Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko

KEMBARA.ID- Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa dirinya ditegur oleh Pemerintah Pusat lantaran banyaknya upacara adat dan keagamaan yang digelar di Bali selama pandemi covid-19.

Beberapa video upacara adat tersebut bahkan viral di media sosial.

Koster mengaku mendapatkan kiriman video upacara adat Bali dari pejabat Pemerintah Pusat yang tak menunjukkan adanya pembatasan sosial.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rekam Video Semprot Baygon ke Mulut, Anggota Ormas di Bali Meninggal Dunia, Videonya Viral

Menurutnya, kegiatan yang tanpa pembatasan sosial sangat berisiko.

“Saya langsung ditegur mengingat kejadian tersebut sangat beresiko,” tegas Koster di ruang rapat Balai Gajah, Jaya Sabha Denpasar, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Detik-detik Sebelum Meninggal, ‘Pria Baygon’ Peluk Erat Buah Hatinya Lalu Tubuhnya Kaku

Menurutnya, beberapa waktu belakangan ini terjadi peningkatan pelaksanaan upacara adat dan keagamaan.

Baca Juga:   Pemprov Bali Rencana Buka Destinasi Wisata untuk Warga Lokal 9 Juli 2020, Turis Domestik dan Internasional?