Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko

  • Bagikan
Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko
Gubernur Bali Wayan Koster (Foto: Istimewa)
Dapat Teguran karena Maraknya Upacara Adat di Bali, Koster: Itu Sangat Beresiko

KEMBARA.ID- Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa dirinya ditegur oleh Pemerintah Pusat lantaran banyaknya upacara adat dan keagamaan yang digelar di Bali selama pandemi covid-19.

Beberapa video upacara adat tersebut bahkan viral di media sosial.

Koster mengaku mendapatkan kiriman video upacara adat Bali dari pejabat Pemerintah Pusat yang tak menunjukkan adanya pembatasan sosial.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rekam Video Semprot Baygon ke Mulut, Anggota Ormas di Bali Meninggal Dunia, Videonya Viral

Menurutnya, kegiatan yang tanpa pembatasan sosial sangat berisiko.

“Saya langsung ditegur mengingat kejadian tersebut sangat beresiko,” tegas Koster di ruang rapat Balai Gajah, Jaya Sabha Denpasar, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Detik-detik Sebelum Meninggal, ‘Pria Baygon’ Peluk Erat Buah Hatinya Lalu Tubuhnya Kaku

Menurutnya, beberapa waktu belakangan ini terjadi peningkatan pelaksanaan upacara adat dan keagamaan.

Untuk itu, dirinya mengingatkan semua pihak untuk selalu melaksanakan setiap kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Pasien Covid-19 Varian Baru Afrika Selatan Meninggal

Pemerintah menemukan kasus covid-19 B1351 asal Afrika Selatan di Bali.

Pasien yang merupakan warga negara asing (WNA) berusia 48 tahun itu dikonfirmasi telah meninggal dunia.

Baca juga: Perawat Eva Wijayanti Disiram Bensin Lalu Dibakar Hidup-hidup, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pasien tersebut sempat tinggal di Bali.

Kabar itu dibenarkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Selasa (4/5/2021).

Namun, Nadia belum bisa menginformasi asal negara pasien tersebut.

Baca juga: Cinta Segitiga Dibalik Kasus Sate Maut, Oknum Penyidik Polisi Ternyata Pelanggan Salon

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan bahwa ada pasien Covid-19 varian baru dari Afrika Selatan terdeteksi di Bali.

Selain itu, dua kasus mutasi virus SARS-CoV-2 asal India B1617 telah teridentifikasi di DKI Jakarta

  • Bagikan