Cemburu Istri Dibonceng Tetangga, dan Tak Dikasih Masuk Kamar Tidur, Suami Akhiri Hidup dengan Tali

  • Bagikan
Cemburu Istri Dibonceng Tetangga, dan Tak Dikasih Masuk Kamar Tidur, Suami Akhiri Hidup dengan Tali
Ilustrasi tali. Foto/ist Tribunews
Cemburu Istri Dibonceng Tetangga, dan Tak Dikasih Masuk Kamar Tidur, Suami Akhiri Hidup dengan Tali

KEMBARA.ID, JAKARTA– Api cemburu kerap menjadi ancaman dalam membina rumah tangga.

Belum lama ini, seorang pria berinisial RP nekat mengakhiri hidupnya dengan tali ayunan.

Ia memutuskan gantung diri setelah terjadi perselisihan dengan istrinya.

Awal pertikaian keduanya ketika RP cemburu karena istrinya dibonceng orang lainnya yang tidak lain tetangganya berinisial L.

Baca juga:

TERUNGKAP, Saat KRI Nanggala 402 Hilang Kontak Terjadi Pergerakan ‘Tak Biasa’ di Bawah Laut, Tergambar pada Citra Satelit Himawari-8

Istrinya bersama pria L ini satu motor pergi membeli ayam penyet.

Korban melihat hal ini empat hari yang lalu, dan kemudian menanyakan hal itu setiba di rumah.

Istrinya telah memberikan penjelasan bahwa dirinya dibonceng tetangga L, namun korban tak mempercayai.

Baca juga: KKB Papua Tantang Pasukan Setan: Kau Mau Kirim Berapa Personel pun Tetap Kita Layani!

Sang istri kesal karena tidak didengar, dan memilih masuk ke kamar mengunci diri.

Suaminya masih tetap berada di ruang tamu.

Setelah beberapa lama, sang suami mengetuk pintu kamar meminta istrinya membuka pintu kamar agar dirinya mengambil barang.

Baca juga: Pasukan Elit Denjaka Mendarat di Papua? Marinir: Kegiatan Denjaka hanya Diketahui Tuhan dan Prajurit

Namun istrinya tak membukakan pintu.

Pada Senin 3 Mei 2021 pagi hari, si istri terkejut karena suaminya sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung di ruang tamu.

Kejadian ini dilaporkan kepada pihak keluarga suaminya dan kepolisian setempat.

Baca juga: Begini Kondisi Terkini Jenazah Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Dasar Laut Perairan Bali Utara

Aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, namun di tubuh korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan fisik.

“Sekitar jam 01.00 WIB, korban sempat meminta kepada istrinya untuk membukakan pintu kamar dengan alasan mau ambil barang.

  • Bagikan