Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Atma Wedana di Griya Simpangan Manuaba Kuwum

  • Bagikan
Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Atma Wedana di Griya Simpangan Manuaba Kuwum
Bupati Giri Prasta saat menghadiri Upacara Atma Wedana lan Mepandes di Griya Simpangan Manuaba Br. Nyelati Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Selasa (18/8). Foto Humas Badung.
KEMBARA.ID, BADUNG-Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Upacara Atma Wedana lan Mepandes di Griya Simpangan Manuaba Br. Nyelati Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Selasa (18/8 ).

Kedatangan orang nomor satu di bumi keris ini disambut oleh Anggota DPRD Badung I Wayan Regep yang sekaligus menjabat sebagai Bendesa Adat Kuwum serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menyerahkan dana bantuan upacara sebesar Rp. 200 juta yang bersumber dari Pemkab Badung dan Rp. 10 juta dari dana pribadi.

Bupati Giri Prasta dalam kesempatan dharma tula dengan masyarakat menyampaikan komitmennya untuk selalu hadir meringankan beban masyarakat Badung dalam setiap pelaksanaan kegiatan upacara agama.

Baca juga:

Update Covid-19 Bali 19 Agustus 2020, Tidak Ada Pasien Meninggal Dunia

Terkuak, IDI Tak Satu Suara Terkait Rapid Test, M Nasser Tak Sepakat Jerinx Ditahanhttps://

Bayi Meninggal di RS Ari Canti Ubud, Ibunda Ungkap Fakta-fakta Memilukan Jelang Kelahiran Bayinya

“Kami menyadari masyarakat kita banyak menghabiskan waktu dan biaya dalam urusan adat, agama dan budaya.

Oleh karena itu kami berkomitmen untuk selalu hadir meringankan beban masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan upacara yadnya baik itu utama, madya dan alit. Kita tidak ingin masyarakat kita sampai pindah agama karena hal ini,” tegasnya.

Dijelaskan lebih lanjut apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Badung dengan memberikan bantuan dana aci upakara sampai dana santunan kematian merupakan wujud konkrit perhatiannya selaku pemimpin dalam melestarikan adat, agama dan budaya.

“Kami sudah berhitung bantuan dana yang kami berikan itu sudah pasti mampu mencukupi pelaksanaan kegiatan upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat kita, baik itu dewa yadnya, manusa yadnya maupun pitra yadnya,” katanya.

Sementara itu Prawartaka Karya Atma Wedana lan Mepandes di Griya Simpangan Manuaba Banjar Nyelati Ida Bagus Tirtayasa mengatakan rangkaian upacara sudah dilaksanakan sejak Soma Umanis Tolu tanggal 3 Agustus lalu yang diawali dengan upacara matur piuning dan puncak karya jatuh pada Anggara Umanis Wariga tanggal 18 Agustus kemarin dimana acara mepandes diikuti oleh 9 orang peserta.

  • Bagikan