Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa Cuti Kampanye Pilkada 2020, I Ketut Lihadnyana Dikukuhkan Sebagai Pjs. Bupati Badung

  • Bagikan
Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa Cuti Kampanye Pilkada 2020, I Ketut Lihadnyana Dikukuhkan Sebagai Pjs. Bupati Badung
Pengukuhan I Ketut Lihadnyana Kepala BKD Provinsi Bali sebagai Pjs. Bupati Badung oleh Gubernur Bali I Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (26/9). FOTO Humas Badung.
KEMBARA.ID,BADUNG-Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon dan mengikuti pengundian tata letak pada surat suara, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa resmi menjalankan cuti di luar tanggungan negara dalam mengikuti proses pilkada serentak 2020 mulai tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020.

Untuk mengisi kekosongan jabatan selama Bupati definitif menjalankan cuti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menunjuk I Ketut Lihadnyana sebagai Penjabat sementara (Pjs.) Bupati Badung melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 131.51-2967 Tahun 2020 tentang Penunjukan Penjabat Sementara Bupati Badung Provinsi Bali.

Pengukuhan I Ketut Lihadnyana yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali sebagai Pjs. Bupati Badung dilakukan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, Sabtu (26/9).

Dalam pengukuhan yang berlangsung singkat dan selain dihadiri sejumlah pejabat terkait juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Badung definitif I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa serta Ketua DPRD Badung Putu Parwata.

Dalam arahannya Gubernur Koster berpesan kepada Ketut lihadnyana agar betul-betul menjalankan apa yang tertuang dalam Keputusan Mendagri.

“Mulai hari ini sampai tanggal 5 Desember waktunya singkat, untuk itu Bapak Ketut Lihadnyana harus mengisi waktu yang singkat ini dengan menjalankan tugas dengan baik, disamping itu juga wajib menjalankan kebijakan pembangunan yang sudah diputuskan oleh Bupati dan DPRD Kabupaten Badung.

Sehingga semua program yang telah ada bisa direalisasikan dengan cepat dan serapan anggaran bisa berjalan baik,” pesan Gubernur Koster seraya meminta Pjs. Bupati Badung untuk selalu memegang tata kelola administrasi pemerintahan dan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat Badung.

Disamping itu pihaknya juga mengingatkan kalau ada hal-hal serius dan berkaitan dengan strategi agar selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan bupati definitif serta jangan sampai mengambil keputusan diluar kewenangan dan koridor.

  • Bagikan