Beda Kritik dan Menghina, Oknum PNS Jadi Tersangka karena Hina Kapolsek di Facebook

Beda Kritik dan Menghina, Oknum PNS Jadi Tersangka karena Hina Kapolsek di Facebook
Ilustrasi Facebook. (REUTERS/Dado Ruvic)

KEMBARA.ID,KUPANG- Hati-hati dan bijaklah dalam bermedia sosial khususnya ber-facebook.

Baru baru ini, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ditetapkan sebagai tersangka oleh apparat Polda NTT karena diduga menghina mantan Kapolsek Maulafa Kompol Margaritha Sulabesi (52) di media sosial Facebook.

ASN berinisial SJ alias KA (54), yang bekerja di Politeknik Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam hukuman pidana penjara 4 tahun dan denda Rp 750 juta.

Baca juga:

BREAKING NEWS: Pasar Kidul Bangli Ditutup, 35 Pedagang Positif Covid-19

Ni Kadek Ayu Tertangkap Tangan di Abiansemal, Berawal dari Tawarkan Produk Perawatan Tubuh

Update Covid-19 Bali 13 Juli 2020: Pasien Positif Capai 2.257 Orang, 1.508 Orang Sembuh

Kabid Humas Polda NTT Kombes Johannes Bangun, mengatakan, KA ditetapkan tersangka, setelah diduga menghina mantan Kapolsek Maulafa Kompol Margaritha Sulabesi (52) di media sosial Facebook.

KA yang juga adalah warga Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, ini dipolisikan oleh Kompol Margaritha Sulabesi, berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/237/Res.1.24/VII/2019/SPKT tanggal 11 Juli 2019.
Johannes menyebut, berkas perkara kasus penghinaan dan pencemaran nama baik melalui Facebook dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

“Berkasnya sudah P21 sehingga kita limpahkan ke kejaksaan. Hari ini kami serahkan tersangka ke Kejaksaan,” kata Johannes seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Baca Juga:   Suastika Lari Tinggalkan Motor, Sudriyasa Keluar Bawa Parang, Berujung di Polisi